Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»DMFI dan AFJ Soroti Mandegnya Komitmen Pemerintah DIY Akhiri Konsumsi Daging Anjing

DMFI dan AFJ Soroti Mandegnya Komitmen Pemerintah DIY Akhiri Konsumsi Daging Anjing

Peristiwa Ahmad Zulfikar13 April 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Koalisi DMFI dan AFJ desak Pemerintah DIY ambil langkah konkret hentikan konsumsi dan perdagangan daging anjing demi kesehatan publik dan hak hewan.
Koalisi DMFI dan AFJ desak Pemerintah DIY ambil langkah konkret hentikan konsumsi dan perdagangan daging anjing demi kesehatan publik dan hak hewan.

Yogyakarta (pilar.id) – Konsumsi daging anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih menjadi perhatian serius. Sebagai wilayah dengan tingkat konsumsi tertinggi ketiga di Pulau Jawa, lebih dari 6.000 anjing diperkirakan disembelih setiap bulannya.

Dalam rangka menyuarakan keprihatinan ini, Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) bersama Animal Friends Jogja (AFJ) menggelar sarasehan lintas iman bertajuk “Cinta Kasih Lintas Iman: Guyub Wujudkan Jogja Tanpa Daging Anjing”.

Acara ini merupakan bagian dari AFJ Bark in the Park II dan menjadi ruang dialog yang mempertemukan tokoh lintas agama, akademisi, komunitas pecinta hewan, dan pengelola shelter. Fokus utama adalah membangun kesadaran akan bahaya konsumsi daging anjing dari sisi etika, kesehatan publik, dan spiritualitas lintas iman.

Kesaksian dan Realitas Perdagangan Anjing

Victor Indrabuana, pendiri Shelter Ron-Ron Dog Care (RRDC), membuka sesi dengan kesaksian tentang penyelamatan 78 anjing dari praktik perdagangan ilegal di Kulon Progo pada 2021. “Kalau kita tidak ambil tindakan, mungkin anjing-anjing itu sudah mati sebelum sidang digelar,” ungkapnya.

Ia menyoroti lemahnya penegakan hukum dan belum adanya regulasi yang kuat sebagai penghambat utama. Menurutnya, kolaborasi antara komunitas dan aparat hukum membuktikan bahwa perubahan bisa terjadi, asalkan ada kemauan nyata dari semua pihak.

Dampak Kesehatan Publik: Bom Waktu di Tengah Masyarakat

Dr. Erwan Budi Hartadi dari Center for Tropical Medicine UGM mengulas bahaya konsumsi daging anjing dari perspektif kesehatan. Ia menyebutkan bahwa daging anjing umumnya berasal dari perdagangan ilegal tanpa pemeriksaan kesehatan, sehingga berisiko tinggi menyebarkan penyakit zoonosis seperti rabies dan leptospirosis.

Baca Juga  ARTOTEL Yogyakarta Gelar “Kartini Reborn”, Angkat Isu Kesehatan Perempuan dan Kreativitas

“Penyembelihan anjing tanpa standar kesehatan adalah bom waktu. Ini bukan sekadar isu hewan, tapi juga isu kesehatan masyarakat,” jelasnya. Ia menegaskan pentingnya pendekatan One Health dalam menyikapi masalah ini.

Pandangan Lintas Iman: Seruan Kasih dan Keadilan untuk Hewan

Wiji Nurasih dari jaringan GUSDURian menyoroti perspektif Islam yang memuliakan hewan sebagai makhluk Tuhan. Ia merujuk pada kisah Ashabul Kahfi dalam Al-Quran yang menggambarkan anjing sebagai sahabat manusia.

“Anjing bukan hewan yang layak untuk disiksa atau dikonsumsi. Islam mengajarkan kasih sayang untuk semua ciptaan,” ujarnya.

Sementara itu, Suster Meita dari komunitas Katolik mengangkat pesan Paus Fransiskus dalam ensiklik Laudato Si, yang menekankan pentingnya menjaga seluruh ciptaan, termasuk hewan. “Kekerasan terhadap hewan adalah bentuk ketidakadilan ekologis dan spiritual,” tegasnya.

Harapan yang Belum Terpenuhi Pasca SE Gubernur DIY

Pada Desember 2023 lalu, Gubernur DIY telah menerbitkan Surat Edaran No. 510/13896 tentang Pengendalian Perdagangan Daging Anjing. Namun, menurut DMFI, hingga kini belum ada langkah nyata yang dilakukan pemerintah daerah.

“SE ini dikatakan sebagai langkah awal menuju Perda. Namun sampai sekarang, tidak ada perkembangan konkret,” kata Elsa Lailatul Marfu’ah, Koordinator Edukasi DMFI. Ia mendesak Pemerintah DIY untuk segera merealisasikan komitmennya melalui regulasi yang mengikat secara hukum.

Respons Pemerintah Daerah: Masih Terkendala Regulasi

Yulia Hermawati dari Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY menyatakan bahwa Pemda DIY mendukung pelarangan konsumsi daging anjing, namun menegaskan bahwa masih dibutuhkan dukungan dari pemerintah pusat untuk membentuk regulasi yang lebih kuat.

Baca Juga  Artotel Yogyakarta Gelar HOMEGROUND: Magnificent Seven untuk Rayakan Anniversary ke-7

Hal senada disampaikan oleh drh. Caecilia Ika Kushartanti dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya masih terkendala oleh belum adanya produk hukum yang bisa dijadikan dasar pelarangan konsumsi.

Dari sisi kesehatan, Darmawan dari Dinas Kesehatan DIY menekankan bahwa meski DIY bebas rabies, risiko tetap ada dari anjing yang berasal dari luar wilayah dan tanpa riwayat medis yang jelas.

Acara juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Dinas Pertanian, Pangan & Perikanan Kabupaten Sleman, serta Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian Kabupaten Bantul.

Desakan Penegakan Hukum dan Komitmen Politik

Koalisi DMFI dan AFJ menegaskan bahwa tanpa adanya penegakan hukum yang tegas dan political will yang kuat, praktik konsumsi dan perdagangan daging anjing akan terus berlangsung.

Mereka berharap Pemerintah DIY tidak berhenti hanya pada penerbitan surat edaran, tetapi segera mewujudkan peraturan daerah yang melarang praktik ini secara resmi.

“Kami tidak ingin SE Gubernur hanya menjadi simbol. Ini saatnya DIY menunjukkan komitmennya untuk melindungi kesehatan masyarakat, kesejahteraan hewan, dan menjaga citra budaya yang menjunjung kasih sayang serta keadilan,” tutup Elsa. (mad/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Animal Friends Jogja Yogyakarta

Berita Lainnya

Indomobil Expo Jogja 2026 hadirkan pengalaman kendaraan listrik lengkap untuk percepat adopsi EV di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Indomobil Expo Jogja 2026 Dorong Tren Kendaraan Listrik, Hadirkan Pengalaman EV Lengkap untuk Masyarakat

12 Mei 2026
ROCA Restaurant ARTOTEL Yogyakarta meluncurkan “A Rebellious Hunger”, menghadirkan menu plant-based kolaborasi ARTOTEL Group dan Green Rebel.

ROCA Restaurant ARTOTEL Yogyakarta Luncurkan A Rebellious Hunger, Sajikan Menu Plant-Based Kolaborasi Green Rebel

26 April 2026
Hotel 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro bersama Kelurahan Purwokinanti gelar aksi bersih-bersih lingkungan pada Hari Bumi 2026.

Hari Bumi 2026: 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro dan Warga Purwokinanti Gelar Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

23 April 2026
ARTOTEL Yogyakarta gelar Kartini Reborn, angkat isu kesehatan perempuan dan kreativitas lewat talkshow kanker serviks dan workshop jurnal.

ARTOTEL Yogyakarta Gelar “Kartini Reborn”, Angkat Isu Kesehatan Perempuan dan Kreativitas

22 April 2026
Pemkot Yogyakarta bangun hidran kampung 1,2 km di Suryowijayan senilai Rp874 juta untuk percepat penanganan kebakaran di kawasan padat.

Yogyakarta Bangun Jaringan Hidran Kampung 1,2 Km di Suryowijayan, Perkuat Antisipasi Kebakaran Permukiman Padat

22 April 2026
PHM Hotels Yogyakarta rayakan Hari Kartini dengan aksi sosial bagi penyintas kekerasan seksual, hadirkan dukungan dan pemberdayaan perempuan.

Semangat Hari Kartini 2026, PHM Hotels Yogyakarta Gelar Aksi Sosial untuk Penyintas Kekerasan Seksual

21 April 2026
Kids Fashion Show di 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro jadi ruang kreativitas anak usia 3–14 tahun menampilkan busana Ramadan sekaligus melatih percaya diri.

Kids Fashion Show Meriahkan 1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro, Wadah Kreativitas Anak di Bulan Ramadan

17 Maret 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan promo “Hari Raya di Yogyakarta” dengan sajian kuliner Lebaran khas Nusantara dan paket kamar spesial selama Ramadan hingga Idul Fitri.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan Promo Hari Raya di Yogyakarta, Sajikan Kuliner Lebaran Autentik Nusantara

14 Maret 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan program Iftar “A Wishful Ramadhan” dengan buffet Nusantara dan internasional. Lebih dari 3.500 tamu telah bergabung.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan Iftar A Wishful Ramadhan, 3.500 Tamu Sudah Nikmati Buffet Spesial

10 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.