Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Esai»Man of The Year

Man of The Year

Esai Oryza A. Wirawan15 November 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
(ilustrasi : hendro d. laksono)

Sesungguhnya, setiap komedi politik adalah perlawanan terhadap kekuasaan mapan yang manipulatif. Ketidaksopanan selalu dibutuhkan, untuk mengusik sesuatu yang sudah pakem. Ketidaksopanan adalah lalat yang membuat terganggu, dan mengajak orang untuk memikirkan ulang apa yang dianggap normal, apa yang seharusnya.

Tom Dobbs. Dia sang komedian itu. Dia sang pelawak. Dia memahami teori itu. Namun, dia terusik, tak merasa cukup dengan humornya yang menyodok, yang mengili-kili kuping para politisi. Ia merasa saatnya ambil bagian: sang pelawak harus turun gelanggang, seperti seorang begawan yang tak sabar melihat perubahan.

Awalnya adalah sang penonton. Seorang perempuan cantik berbaju biru, di studionya, berpikir bahwa Tom bisa menjadi alternatif dari pilihan-pilihan yang disodorkan dua gajah dalam pemilihan presiden: Partai Demokrat dan Republik.

Oryza A. Wirawan
Oryza A. Wirawan
Jurnalis, pegiat literasi Jember Jawa Timur

Tom, entah apa yang ada dalam pikirannya, sepakat. Ia memang harus turun gelanggang, berhadapan dengan para kandidat dari Partai Demokrat dan Republik. Dan, Tom membawa ketidakmapanan dalam kampanyenya: ia naik bus berkeliling satu negara bagian ke negara bagian lainnya, tidak mau mengeluarkan uang untuk kampanye di televisi.

“Hei, saya tidak mau berutang kepada industrialis,” demikian kira-kira Tom beralasan.

Tom punya rumus. Bagaimana bisa seorang kandidat presiden akan memperhatikan rakyat saat terpilih, ketika dalam perjalanan ke Gedung Putih ia harus mengemis kiri-kanan, menerima derma dari para saudagar yang memang berkepentingan dengan kuasa. Para saudagar, tak ubahnya pejudi, yang menaruh botoh di semua jago, dan akan mendapatkan keuntungan dari jago yang menang.

Tom masuk akal. Oleh sebab itu, ia memikat. Ia tidak konvensional. Ia menghidupkan panggung dengan gaya teatrikal. Ia bernyanyi, menggoyang-goyangkan tubuh: “Aku muak dengan Partai Demokrat, aku muak dengan Partai Republik.” Orang pun bersorak. Keputusasaan dan pertanyaan sudah mendapat jawabannya.

Lalu election day, hari pemilihan. Tom, tiada menduga, menang di seluruh negara bagian. Orang terperangah. Demokrat dan Republik dipermalukan. Rakyat tidak percaya kepada partai, dan lebih memilih seorang pelawak.

Tom mulanya ragu. Lalu, ia percaya, sampai datanglah Eleanor Green dengan gaya yang kikuk, menyamar sebagai opsir FBI, bersalaman dengannya, dan diajaknya berdansa.

Eleanor, namanya mengingatkan saya dengan lagu Beatles, menarik Tom kembali ke bumi. “Halo, Anda bukan Presiden. Ada kesalahan teknis mesin pemungut dan penghitung suara yang menggandakan perolehan suara Anda.”

“Jadi, aku tidak terpilih sebagai presiden?”

“Not even closed. Nyaris pun nggak.” Eleanor tahu betul itu, karena dirinyalah yang merancang mesin tersebut.

Kita tahu, Tom mungkin sedih. Kecewa. Namun bukan itu soalnya. Kini, ia harus memilih dalam gamang. Film Man of The Year yang dibintang Robin Williams ini memang sebuah film idealis yang menghadirkan pilihan antara nurani dan godaan kekuasaan. Sebuah pilihan jamak dalam hidup.

Orang terperangah. Demokrat dan Republik dipermalukan. Rakyat tidak percaya kepada partai, dan lebih memilih seorang pelawak.

Tom, akhirnya percaya pada nurani. Sesuatu yang klise karena terlalu sering diteriakkan tanpa dilakukan. Namun yang klise tak selamanya jelek, dan Tom mengakui: tugas sang pelawak adalah menghibur sang raja, bukan menjadi raja.

Tom mengingatkan kembali bahwa perlawanan sang komedian adalah menghadirkan ketidaksopanan untuk melawan kemapanan. Di sebuah negara demokratik, ketidaksopanan mencegah penyeragaman dan keseragaman. Ia menghindarkan kita dari kultus dan mitos, karena dalam komedi tak ada satu pun yang suci.

Tom memilih mundur, dan tak mengikuti pemilihan ulang. Ia memilih menjadi pelawak. “Tempat saya bersama kalian, di sini,” katanya di hadapan para penonton di studio.

Bodohkah Tom? Naifkah Tom? Hei, Bung, ini film Hollywood. Bukan sinetron politik Indonesia. Tom memang akhirnya tidak diberi anugerah pahlawan nasional karena keberaniannya memilih untuk menampik hasrat kuasa.

Hollywood menyediakan akhir yang lebih gebyar. Lebih gembira. Sang bajik mendapat pahala, sang pendosa masuk penjara. Itu rumusnya. Tom akhirnya menikahi Eleanor, perempuan yang rela menjadi whistle blower, orang dalam perusahaan yang meneriakkan ketidakberesan di perusahaannya sendiri.

Kejujuran membuat nama Tom makin melambung di jagat komedi politik. Dialah tokoh pilihan tahun ini. Tidak perlu SK dari pemerintah Amerika segala. Bos Eleanor yang menutupi kesalahan mesin pun harus berakhir di balik jeruji.

Tapi, saya kira, bukan happy ending yang jadi inti pesan moralnya. Saya kira Tom telah mengingatkan kita: bahwa politisi seperti popok yang harus diganti dengan alasan yang selalu sama setiap waktu.

Tom tidak mau menjadi popok itu. Ia ingin menjadi orang yang mengingatkan kapan popok itu harus diganti.

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
komedi politik
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.