Jakarta (pilar.id) – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) resmi diamanahkan sebagai garda terdepan dalam mendukung transformasi digital pemerintah, menjadi GovTech Indonesia. Keputusan ini sejalan dengan langkah besar pemerintah dalam mempercepat digitalisasi layanan publik dan meningkatkan keterpaduan pada tanggal 18 Desember 2023, melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023.
Menanggapi penunjukan ini, Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas, mengungkapkan, “Nantinya Peruri akan menjadi tumpuan dalam percepatan transformasi digital di Indonesia.”
Sebagai GovTech Indonesia, Peruri memiliki mandat untuk mengelola aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk layanan prioritas Kementerian dan Lembaga Pemerintah. Layanan tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, administrasi kependudukan, transaksi keuangan negara, administrasi pemerintahan, portal layanan publik, satu data Indonesia, dan layanan kepolisian.
Dengan fokus pada integrasi dan interoperabilitas, Peruri berkomitmen untuk menyediakan layanan publik yang berkualitas dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ini merupakan langkah strategis untuk mendukung empat pilar utama transformasi digital, yaitu infrastruktur, pemerintahan, ekonomi, dan masyarakat digital, guna mewujudkan Indonesia sebagai negara ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.
Penunjukan Peruri sebagai GovTech Indonesia tidak lepas dari keberhasilannya dalam menjalankan transformasi digital, terutama melalui peluncuran produk digital pada tahun 2019. Sebagai badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah, Peruri juga telah sukses dalam implementasi meterai elektronik, mendukung digitalisasi dalam perpajakan dan bea meterai, serta meningkatkan efisiensi administratif.
Selain itu, keberhasilan Peruri juga tercermin dalam pengelolaan sumber daya manusianya yang berkualitas, terutama dalam hal talenta digital. Saat ini, 100% talenta digital Peruri telah tersertifikasi, menjadikannya peringkat tertinggi di antara seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Keamanan informasi menjadi landasan utama layanan digital yang handal. Peruri memiliki Indeks Keamanan Informasi (KAMI) dengan skor III+, menunjukkan keamanan yang terdefinisi dan konsisten dalam setiap aspek operasionalnya. Kepercayaan dan keamanan data pemerintah menjadi prioritas utama bagi Peruri.
Dalam menjaga integritas data dan sistem, Peruri telah meraih skor 4.06 dalam Cyber Security Maturity (CSM) dengan kategori Implementasi Terkelola. Ini mencerminkan komitmen Peruri untuk memastikan tingkat keamanan yang tinggi dalam setiap interaksi digital.
Peruri juga telah menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan matang, terbukti dari peraihan skor INDI 4.0 sebesar 3,05. Sertifikasi manajemen keamanan informasi ISO 27001 yang dimiliki Peruri menegaskan kualitasnya dalam menjaga keamanan informasi yang vital bagi pemerintah dan masyarakat.
Dengan skor IT Maturity Level sebesar 3.5, Peruri menunjukkan tingkat kematangan teknologi informasi yang terdefinisi dengan jelas. Dengan demikian, Peruri siap memberikan solusi IT yang terukur dan terarah sesuai dengan kebutuhan pemerintah.
Dengan portofolio digital capabilities yang kuat, Peruri siap menjalankan peran sebagai GovTech Indonesia. Perusahaan ini siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mempercepat transformasi digital, menyediakan solusi inovatif, dan mendukung visi pemerintah menuju pelayanan publik yang lebih efisien dan terpercaya. (usm/hdl)




