Brebes (pilar.id) – Pj Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar SH M Hum, mengajak masyarakat Brebes untuk bersama-sama mewujudkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang aman dan damai. Ajakan ini disampaikannya saat Apel Siaga Tahapan Pengawasan Pemilu 2024 di Alun-alun Brebes pada Kamis (8/2/2024).
Apel yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes ini menjadi momentum untuk mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat, seperti Bawaslu, Pemkab, Forkopimda, KPU, dan stakeholder lainnya, yang terus bersinergi dalam persiapan tahapan pemilu 2024.
Iwanuddin menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Brebes telah menunjukkan sikap yang baik, tanpa adanya perselisihan dan perpecahan. Bawaslu Kabupaten Brebes memiliki peran sentral dalam meminimalisir kejadian-kejadian yang bersifat praduga-praduga yang tidak benar.
Meski wilayah Brebes memiliki 17 kecamatan, 292 desa, dan 5 kelurahan, pengawasan diharapkan dapat berjalan dengan baik. Apel Siaga menjadi langkah untuk menyinkronkan, menyinergikan, dan memperkuat kesiapan seluruh pihak agar pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari 2024 dapat berjalan lancar, aman, tertib, dan damai.
“Dari pemerintah kabupaten, jajaran Forkopimda akan mendukung penuh kegiatan KPU dan Bawaslu Kabupaten Brebes demi suksesnya Pemilu 2024,” ujar Iwanuddin.
Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Trio Pahlevi, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk pemerintah Kabupaten Brebes, jajaran Forkopimda, dan dinas terkait yang turut mengawal gelaran pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 mendatang.
Pahlevi menegaskan bahwa Apel Siaga ini merupakan yang kedua kalinya, dan Bawaslu Kabupaten Brebes menjamin bahwa proses demokrasi pada pemilu 2024 di sana akan berjalan aman dan damai, sesuai dengan komitmen yang telah diungkapkan oleh Kapolres Brebes, Pj Bupati Brebes, dan Komandan Kodim 0713/Brebes.
“Semua pihak diharapkan menjaga netralitas sesuai dengan aturan yang berlaku, seperti ASN, TNI, dan POLRI. Bawaslu juga memiliki kode etik yang harus dijunjung tinggi. Insya Allah, kualitas demokrasi pada pemilu 2024 di Kabupaten Brebes akan semakin baik karena semua pihak bersinergi dan berkolaborasi untuk kesuksesan pemilu,” tambah Pahlevi.
Kapolres Brebes, AKBP Guntur Muhammad Tariq, menyatakan bahwa jajaran Polri, khususnya Polres Brebes, sudah siap 1000 persen untuk mendukung, mengamankan, dan mengawal jalannya pemilu 2024 di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Sebanyak 630 personil Polri akan menutupi lebih dari 6000 TPS di Kabupaten Brebes. Kapolres menegaskan bahwa situasi di TPS di wilayah mereka akan selalu kondusif, aman, hingga selesainya pencoblosan dan pengembalian kotak suara serta surat suara ke KPU Kabupaten Brebes.
Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Yadi Rachmat Sunaryadi, menambahkan bahwa dari Forkopimda bersama-sama dengan Bawaslu yang tergabung dalam Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) akan menindaklanjuti setiap laporan terkait pelanggaran pemilu. Rapat akan dilakukan untuk menentukan apakah laporan tersebut termasuk dalam kategori tindak pidana pemilu atau tidak.
“Kita rapatkan untuk menentukan apakah setiap laporan yang masuk termasuk kategori tindak pidana pemilu atau belum, dan ini yang selama ini dilakukan,” ujar Yadi.
Yadi menegaskan bahwa selama pelaksanaan pemilu pada hari H, mereka bersama-sama akan melakukan upaya-upaya untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, dan jika ada laporan saat pelaksanaan, hal tersebut akan ditindaklanjuti bersama-sama di pos Gakkumdu yang ada di Bawaslu.
Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum, jajaran Forkopimda Kabupaten Brebes, KPU Kabupaten Brebes, Kepala Kesbangpol Brebes, Dishub, Satpol PP, Dindukcapil, perwakilan Parpol, Anggota Panwaslu Kecamatan, dan Panwaslu Kelurahan/Desa se Kabupaten Brebes. (ret/hdl)










