Jakarta (pilar.id) – PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, turut berpartisipasi dalam Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2024 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 14-16 Mei 2024. Dalam ajang tersebut, PHE menampilkan berbagai informasi menarik mengenai capaian perusahaan.
Sepanjang 2023, PHE berhasil mencatatkan produksi minyak sebesar 566 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.766 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), dengan total produksi migas mencapai 1.044 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Produksi minyak meningkat 10,12 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan produksi gas naik 5,40 persen dari tahun 2022.
PHE juga menyelesaikan pengeboran 20 sumur eksplorasi, 799 sumur pengembangan, 835 workover, dan 32.589 well services sepanjang 2023. Selain itu, perusahaan mencatatkan survei Seismik 3D sepanjang 1.512 km2 dan mencapai temuan sumber daya 2C sebesar 488 MMBOE, atau 68 persen melebihi target.
Direktur SDM & Penunjang Bisnis PHE, Whisnu Bahriansyah, menyoroti pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage /Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) yang diterapkan PHE dalam mendukung prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis perusahaan. Teknologi ini dipaparkan secara rinci melalui berbagai media informatif di anjungan PHE.
Whisnu Bahriansyah menyatakan, “Beragam capaian yang telah diraih oleh PHE akan disampaikan di anjungan kami dalam gelaran IPA Convex 2024. Kami sangat terbuka untuk memberikan informasi kepada para peserta profesional dan akademisi yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang PHE.”
Selain itu, PHE menyediakan teknologi Apple Vision di anjungannya untuk memberikan pengalaman menarik bagi pengunjung. PHE juga mendukung upaya pengurangan sampah plastik dengan menyediakan Reverse Vending Machine (RVM), yang menerima sampah plastik dari publik. Sampah botol plastik yang dikumpulkan dapat ditukar dengan hadiah menarik dari PHE.
PHE berkomitmen pada prinsip ESG dan telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sejak Juni 2022, mendukung Sepuluh Prinsip Universal UNGC dalam strategi dan operasionalnya. PHE juga menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang sesuai standar ISO 37001:2016, memastikan pencegahan fraud dan penyuapan.
PHE terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas, baik di dalam maupun luar negeri, dengan tujuan menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan menerapkan tata kelola yang baik. (ret/hdl)










