Jakarta (pilar.id) – Challengers adalah film drama dengan tema dunia olah raga, tepatnya tenis profesional. Film Challengers disutradarai oleh Luca Guadagnino, dibintangi oleh Zendaya sebagai Tashi Duncan, Mike Faist sebagai Art Siegel, dan Josh O’Connor sebagai Patrick, dua petenis profesional yang menjadi murid Tashi.
Sejak dirilis 26 April 2024 lalu di Indonesia, film ini mendapatkan rating cukup positif, yakni 7.2/10, di IMDb, berdasar 150 ulasan. Di sosial media, film ini juga kerap dimention. Gara-gara film yang dinilai inspiratif, hingga beberapa adegan yang dinilai kebablasan.
Challengers berkisah tentang Tashi Duncan, mantan pemain tenis muda berbakat yang cedera, beralih menjadi pelatih. Ia telah sukses menjadikan suaminya, Art Siegel, seorang petenis juara. Namun, Art sedang mengalami kekalahan beruntun.
Untuk membangkitkan kembali kepercayaan diri Art, Tashi mendaftarkannya di turnamen Challenger, level terendah dari turnamen tenis profesional. Di sana, Art akan berhadapan dengan lawan yang tak terduga: Patrick, mantan sahabat baik Art dan mantan pacar Tashi.
Patrick, yang dulunya juga pemain tenis menjanjikan, kini karirnya sedang terpuruk. Pertemuan mereka di lapangan tenis akan memunculkan kembali kenangan masa lalu dan membuat tensi pertandingan semakin tinggi.
Tashi harus menghadapi dilema. Ia ingin Art kembali menang, tetapi kemenangan tersebut harus diraih dengan cara menghadapi masa lalu yang rumit.
Satu hal yang cukup menarik di film ini adalah sosok Zendaya, aktris serba bisa, yang tampil berbeda dengan yang ia munculkan saat tampil di Spider-Man. Di Challengers, Zendaya memerankan Tashi Duncan, seorang mantan pemain tenis muda berbakat yang menjadi pelatih.
Karakter ini digambarkan sebagai wanita yang kuat, ambisius, dan tegar. Ia tidak ragu untuk mengatakan apa yang ada di pikirannya dan tidak takut untuk mengambil risiko.
Perannya di Challengers menunjukkan kemampuan akting Zendaya yang luas. Dia mampu memerankan karakter yang jauh berbeda dari karakter superhero yang biasa ia mainkan.
Hal ini tentu saja merupakan sesuatu yang menarik bagi para penggemar Zendaya, karena mereka dapat melihat sisi lain dari aktingnya. Satu hal lagi, demi peran ini, Zendaya menghabiskan waktu tiga bulan bersama pro tennis player-turned-coach, Brad Gilbert, untuk mendalami perannya sebagai mantan petenis pro.
Challengers (2024) hadir memberi pesan yang sangat kuat. Tentang kesetiaan, semangat pantang menyerah, dan kecintaan pada profesi. Meski terkesan kuat dari karakter dan cerita, Challengers (2024) bukanlah film yang diangkat dari kisah nyata.
Cerita film ini merupakan fiksi yang dibuat oleh Justin Kuritzkes dan Luca Guadagnino. Meskipun film ini mengambil setting di dunia tenis profesional, tidak ada karakter atau peristiwa dalam film yang berdasarkan pada orang atau kejadian nyata.
Beberapa elemen dalam film mungkin terinspirasi dari kisah nyata, seperti persaingan antar pemain tenis, tekanan untuk menjadi juara, dan hubungan rumit antara atlet dan pelatih. Namun, secara keseluruhan, Challengers adalah cerita fiksi yang dibuat untuk menghibur penonton.
Pada akhirnya, Challengers adalah film komedi romantis yang cukup menarik untuk kembali bisa Anda nikmati di layanan film streaming. Meski sedikit catatan, alur cerita film ini terlalu lambat. Dan beberapa adegan yang mungkin dianggap vulgar oleh beberapa orang. (ret/hdl)










