Boyolali (pilar.id) – Pasangan suami istri (pasutri) anggota Polres Boyolali, IPTU Agung Muryo dan Bripka Sab’atun Hasanah, menjadi inspirasi berkat program Jumat Berkah.
Melalui program ini, mereka mendirikan warung makan gratis yang menyediakan 2.000 hingga 5.000 porsi makanan setiap Jumat untuk masyarakat yang membutuhkan.
Warung makan gratis ini ditujukan bagi pengendara, kaum difabel, tukang ojek online, hingga masyarakat umum.
Salah satu lokasi utamanya adalah Taman Pandanalas di perempatan traffic light Seiko Boyolali, meski kegiatan ini juga kerap dilakukan di Pasar Cepogo atau lingkungan sekolah di Boyolali.
Program dari Hati untuk Masyarakat
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang harus bekerja sejak pagi,” ungkap IPTU Agung Muryo.
Sementara itu, Bripka Sab’atun Hasanah menambahkan, program ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga melayani dan berbagi dengan masyarakat,” katanya.
Dukungan Polres Boyolali
Plt. Kapolres Boyolali, Kombes Pol Budi Adhy Buono, mengapresiasi inisiatif ini. Ia menyebut program Jumat Berkah sebagai contoh pengabdian Polri yang melampaui tugas rutin.
“IPTU Agung dan Bripka Sab’atun telah membuktikan bahwa polisi dapat menjadi teladan dalam membangun kepedulian sosial. Kami mendukung penuh kegiatan ini dan berharap program ini dapat terus berkembang,” ujarnya.
Libatkan Relawan dan Berkah Food 47 Catering
Program ini bekerja sama dengan Berkah Food 47 Catering, yang setiap minggu menyediakan makanan berkualitas.
Selain itu, banyak relawan ikut membantu membagikan makanan kepada masyarakat, menciptakan semangat gotong-royong yang menginspirasi warga lainnya.
Inspirasi bagi Banyak Orang
Program Jumat Berkah mendapat respons positif dari masyarakat Boyolali. Banyak warga yang mulai mengikuti jejak pasutri ini dengan mengadakan kegiatan serupa.
“Harapan kami, program ini bisa terus berjalan dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi,” ujar IPTU Agung.
Warung makan gratis ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pasutri ini menunjukkan bagaimana polisi bisa menjadi mitra sekaligus pelayan masyarakat dengan cara yang sederhana namun bermakna. (usm/hdl)


