Barcelona (pilar.id) – Laga pekan ke-35 La Liga 2024/2025 antara Barcelona dan Real Madrid di Stadion Olimpiade Lluís Companys, Minggu (11/5) malam WIB, berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan tuan rumah. Laga bertajuk El Clasico ini berlangsung panas, diwarnai hujan gol, penampilan brilian Kylian Mbappe, dan sejumlah keputusan kontroversial dari wasit usai tinjauan VAR.
Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Real Madrid langsung unggul cepat setelah Kylian Mbappe mencetak gol dari titik putih pada menit ke-6. Penalti diberikan usai pelanggaran kiper Szczesny terhadap Mbappe di kotak penalti, yang dikonfirmasi lewat VAR. Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-15 lewat serangan balik cepat, menggandakan keunggulan Madrid menjadi 2-0.
Barcelona bangkit melalui sundulan Eric Garcia pada menit ke-19 dari situasi sepak pojok, memperkecil skor menjadi 1-2. Tekanan berlanjut, dan pada menit ke-33, Lamine Yamal mencetak gol indah dari luar kotak penalti, menyamakan kedudukan 2-2. Hanya dua menit berselang, Raphinha membawa Barcelona berbalik unggul 3-2 setelah menerima umpan Pedri dan melepas tembakan mendatar ke tiang jauh.
Sebelum babak pertama berakhir, Raphinha mencetak gol keduanya di laga ini setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Madrid, mengubah skor menjadi 4-2 untuk Barcelona saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Real Madrid tampil lebih menekan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-71 saat Mbappe mencetak gol ketiganya malam itu, memperkecil skor menjadi 3-4. Ini menjadi hat-trick perdana Mbappe di ajang El Clasico.
Namun, berbagai peluang yang diciptakan Madrid di sisa waktu gagal membuahkan hasil. Salah satunya adalah peluang emas Mbappe di menit ke-90+1 yang digagalkan Szczesny. Ia juga sempat mencetak gol melalui backheel, namun dianulir karena offside.
Di menit akhir, Barcelona nyaris mencetak gol kelima lewat Fermín López, tetapi dianulir setelah pemeriksaan VAR karena pelanggaran. Selain itu, keputusan wasit yang tidak memberikan penalti atas handball Tchouameni di menit ke-80 juga memicu protes keras dari pemain Barcelona.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-3 tetap bertahan untuk kemenangan Barcelona. Hasil ini memperpanjang persaingan perebutan gelar juara La Liga, sekaligus mempertegas status El Clasico sebagai laga paling panas di sepak bola Spanyol. (mad/hdl)










