Jakarta (pilar.id) – Dengan hanya 31 hari tersisa menuju Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, Miguel Borja mencuri perhatian dunia sepak bola lewat catatan gol impresifnya untuk CA River Plate sepanjang tahun 2024.
Penyerang asal Kolombia ini telah mencetak 31 gol untuk River Plate di semua kompetisi tahun ini. Enam di antaranya berasal dari Copa Libertadores, membuat total golnya di ajang tersebut menjadi 30 dari 60 penampilan. Catatan ini menempatkan Borja hanya terpaut satu gol dari legenda seperti Gabigol dan Daniel Onega, yang masing-masing mencetak 31 gol di kompetisi paling bergengsi di Amerika Selatan itu.
Nama-nama besar lainnya seperti Pedro Rocha (36 gol), Fernando Morena (37 gol), dan Alberto Spencer (54 gol) masih unggul secara keseluruhan. Namun, Onega tetap memegang rekor gol terbanyak dalam satu musim Copa Libertadores, yakni 17 gol untuk River Plate pada tahun 1966.
River Plate, yang dilatih oleh Marcelo Gallardo, akan tergabung dalam Grup E Piala Dunia Antarklub FIFA 2025. Mereka dijadwalkan menghadapi Urawa Red Diamonds dan FC Internazionale Milano di Seattle, serta bertemu CF Monterrey di Pasadena. Menariknya, mantan klub Borja, SE Palmeiras, berada di Grup A.
Sementara itu, penyerang Venezuela Salomon Rondon juga mencatat musim gemilang bersama CF Pachuca. Sejak bergabung pada Januari 2024, Rondon telah menyumbangkan total 32 kontribusi gol (gabungan gol dan assist) dalam dua musim terakhir.
Rondon tampil gemilang di Piala Champions Concacaf dengan mencetak hat-trick dalam dua pertandingan beruntun melawan Philadelphia Union dan Herediano. Ia menambah dua gol lagi saat Pachuca mengalahkan Columbus Crew, mengoleksi total sembilan gol dalam tujuh pertandingan—angka yang nyaris belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kompetisi ini.
Penampilan impresif tersebut memastikan Pachuca lolos ke Piala Interkontinental FIFA 2024. Rondon menjadi kapten tim dalam kemenangan 3-0 atas Botafogo pada laga Derby Amerika FIFA. Ia juga mencetak gol dalam pertandingan menegangkan melawan Al Ahly FC yang dimenangkan Pachuca melalui adu penalti di Piala Challenger FIFA.
Sayangnya, di final Piala Interkontinental FIFA, Pachuca gagal menundukkan Real Madrid C.F., meskipun performa Rondon tetap mencuri perhatian.
Pachuca akan memulai kampanye mereka di Grup H Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 dengan menghadapi FC Salzburg di Cincinnati. Laga berat melawan Real Madrid menanti di Charlotte, sebelum ditutup dengan pertandingan melawan Al Hilal di Nashville. (usm/hdl)










