Paris (pilar.id) – Paris Saint-Germain dipaksa tertinggal 0-1 dari tamunya, AJ Auxerre, hingga babak pertama usai dalam laga pekan terakhir Ligue 1 Prancis 2024/2025 yang digelar di Parc des Princes, Minggu (18/5/2025) dini hari waktu Indonesia.
Gol semata wayang dicetak oleh Lassine Sinayoko pada menit ke-30. Penyerang Auxerre tersebut melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti setelah menerima umpan terobosan dari Gaëtan Perrin dalam situasi bola mati. Bola mengarah ke pojok kiri bawah gawang Gianluigi Donnarumma tanpa bisa diantisipasi.
Meskipun telah mengamankan gelar juara Ligue 1 sejak April lalu, PSG tetap menurunkan sejumlah pemain intinya seperti Donnarumma, Marquinhos, Nuno Mendes, dan Vitinha. Namun, rotasi yang dilakukan oleh pelatih Luis Enrique terlihat mempengaruhi efektivitas permainan Les Parisiens.
Sejumlah peluang tercipta dari kaki Ousmane Dembélé, João Neves, hingga tembakan bebas Nuno Mendes yang sempat membentur tiang gawang pada menit ke-35. Namun, penyelesaian akhir menjadi kendala utama PSG di babak pertama.
Sementara itu, Auxerre bermain lebih efektif meski minim penguasaan bola. Mereka mengandalkan serangan balik cepat dan tampil disiplin di lini pertahanan. Dengan posisi ke-10 klasemen dan tanpa tekanan berarti, tim tamu bermain lepas dan berupaya menutup musim dengan hasil positif.
Susunan Pemain:
Paris Saint-Germain:
Donnarumma; Nuno Mendes, Pacho, Marquinhos (C), Hakimi; Fabián Ruiz, Vitinha, João Neves; Barcola, Dembélé, Kvaratskhelia
AJ Auxerre:
Léon; Akpa, Osho, Diomandé, Mensah; Joly, Traoré, Massengo, Owusu (C); Perrin, Sinayoko
Pelatih Luis Enrique sebelumnya menyatakan bahwa laga ini adalah momen perayaan bersama para fans di kandang usai mengamankan gelar lebih awal. “Kami ingin menutup musim dengan baik, tapi yang terpenting adalah memastikan kondisi fisik dan mental pemain menjelang laga final mendatang,” ujar Enrique.
Statistik pertemuan kedua tim sebelumnya memang berpihak pada PSG. Dari 23 laga kandang terakhir melawan Auxerre, PSG mencatat 14 kemenangan, 6 imbang, dan hanya 3 kali kalah. Namun malam ini, sang juara harus bekerja keras jika ingin membalikkan keadaan di babak kedua. (mad/hdl)










