Bandung (pilar.id) – Persib Bandung kembali menggelar sesi latihan di Stadion Arcamanik pada Rabu, 21 Mei 2025, setelah menjalani libur empat hari usai laga tandang melawan Persita Tangerang, Jumat (16/5). Latihan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi laga terakhir Liga 1 2024/2025 melawan Persis Solo, Sabtu (24/5), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa seluruh pemain dalam kondisi bugar dan semangat menjelang pertandingan terakhir musim ini.
“Sangat baik. Semua pemain tampak segar setelah libur empat hari. Ini baru latihan pertama, pengenalan saja. Kami masih punya dua sesi latihan lagi dan saya rasa kami akan siap,” kata Hodak.
Semua pemain, termasuk Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Rachmat Irianto yang sempat berlatih terpisah, telah mengikuti latihan pagi tersebut.
Larangan untuk Suporter Tim Tamu
Meski menjadi laga penutup musim, Persib tetap menegakkan regulasi Liga 1 yang melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion. Sesuai Pasal 4 Ayat 8 Regulasi Liga 1 2024/2025 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI 2023, laga kontra Persis Solo di GBLA akan digelar tanpa kehadiran pendukung tim tamu.
Vice President Operational PT Persib Bandung Bermartabat, Andang Ruhiat, menegaskan bahwa pelanggaran terhadap aturan ini berpotensi menimbulkan sanksi bagi klub maupun kelompok suporter.
“Kami mengimbau dengan tegas kepada suporter Persis Solo untuk tidak hadir di Stadion GBLA. Tidak ada alokasi tiket untuk tim tamu. Silakan dukung tim dari rumah masing-masing atau lewat nonton bareng di wilayah masing-masing,” ujar Andang.
Penyerahan Trofi Juara dan Imbauan untuk Bobotoh
Pada pertandingan tersebut, Persib juga akan menjalani prosesi pengalungan medali dan penyerahan trofi Liga 1 2024/2025, menyusul keberhasilan mereka mengamankan gelar juara sejak pekan ke-31. Selebrasi juara akan dilakukan bersama Bobotoh di dalam stadion setelah pertandingan.
Andang juga mengingatkan Bobotoh agar merayakan kemenangan dengan tertib dan sesuai aturan. Ia meminta agar tidak ada pelanggaran seperti menyalakan flare atau memasuki lapangan pertandingan.
“Mari rayakan momen istimewa ini dengan cara yang membanggakan. Tunjukkan bahwa Bobotoh adalah suporter yang sadar aturan, dewasa, dan bertanggung jawab. Terima kasih atas dukungan dan semangat luar biasa selama musim ini,” pungkasnya.
Laga kontra Persis Solo dipastikan menjadi momen spesial bagi Persib dan pendukungnya, tidak hanya sebagai pertandingan penutup, tetapi juga sebagai ajang selebrasi atas keberhasilan meraih gelar back-to-back champion Liga 1. (usm/hdl)










