Paris (pilar.id) – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menyampaikan pernyataan resminya menjelang final Liga Champions UEFA 2025 menghadapi Inter Milan yang akan digelar pada Minggu dini hari, 1 Juni 2025, waktu Indonesia.
Dalam wawancara bersama media dan PSG TV, Enrique menekankan pentingnya menjaga fokus, menikmati tekanan, dan tampil dengan permainan terbaik untuk mengukir sejarah.
“Masih ada final Coupe de France melawan Reims sebelum kami menuju final Liga Champions. Tekanan harus dihadapi dengan cara yang tepat. Kami mencoba menikmatinya karena kami adalah tim yang terbiasa menghadapi naik-turun performa,” ujar Enrique.
Tentang Final Liga Champions
Mengenai laga puncak kontra Inter Milan, Enrique menegaskan bahwa ini bukan sekadar pertandingan biasa. “Final Liga Champions adalah laga istimewa yang jarang dirasakan pemain maupun pelatih. Kami akan bermain untuk menciptakan sejarah dengan meraih gelar Eropa pertama bagi klub ini,” terangnya.
Ia juga mewaspadai kekuatan Inter Milan. “Mereka tim yang lengkap, punya pelatih hebat, dan striker seperti Marcus Thuram dan Lautaro Martinez yang bisa bermain bersama. Mereka mampu menekan tinggi, menyerang, dan bertahan dengan baik. Mereka menyingkirkan Bayern Munich dan Barcelona, jadi kami tahu ini akan jadi pertandingan berat,” tegasnya.
Kunci Permainan: Menyerang dan Bertahan
Enrique mengungkapkan rahasia kekompakan timnya musim ini. Kunci keberhasilan itu adalah mentalitas kolektif untuk bertahan bersama, bahkan para penyerang.
“Itu konsep paling sulit, tetapi musim ini semua pemain menerapkannya dengan baik,” ungkap Enrique.
Statistik juga menunjukkan peningkatan signifikan. “Kami mencetak lebih banyak gol dibanding musim lalu, dan 18 pemain berbeda telah menyumbang gol. Sebagai pelatih, saya bangga,” tambahnya.
Perjalanan PSG di Eropa
Mengenai perjalanan PSG di Liga Champions musim ini, Enrique menyebut perubahan besar terjadi sejak Januari.
“Kami meningkat dalam hal efektivitas. Penempatan posisi pemain di kotak penalti lebih baik. Kepercayaan diri yang tumbuh membuat kami tampil lebih klinis di depan gawang,” jelasnya.
“Kami sudah mencapai target musim ini. Sekarang saatnya menikmati dua final dan tetap ambisius. Kami datang bukan hanya untuk bekerja, tetapi untuk menikmati momen bersejarah ini,” tutupnya. (mad/hdl)










