Napoli (pilar.id) – SSC Napoli mengakhiri musim Serie A 2024/2025 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Cagliari Calcio dalam pertandingan pekan ke-38 yang berlangsung Sabtu (24/5/2025) dini hari WIB di Stadio Diego Armando Maradona.
Tampil sebagai juara Serie A musim ini, Napoli menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan, menghadirkan tekanan tinggi kepada tim tamu yang berada di posisi ke-14 klasemen.
Babak Pertama: McTominay Buka Keunggulan Napoli
Sejak menit pertama, Napoli tampil agresif. Peluang tercipta melalui Giacomo Raspadori, Billy Gilmour, dan Romelu Lukaku, namun kiper Cagliari, Alen Sherri, tampil cukup tangguh di bawah mistar.
Gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-42 melalui Scott McTominay. Gelandang asal Skotlandia ini berhasil menuntaskan umpan silang dari Matteo Politano dengan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang menggetarkan gawang Cagliari. Skor 1-0 menutup babak pertama.
Babak Kedua: Lukaku Pastikan Kemenangan Napoli
Memasuki babak kedua, Napoli langsung menggandakan keunggulan. Menit ke-51, Romelu Lukaku mencetak gol kedua lewat sepakan kaki kiri dari tengah kotak penalti yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang.
Gol ini berawal dari umpan matang Amir Rrahmani. Meski merayakan gol dengan penuh semangat, Lukaku diganjar kartu kuning karena selebrasi berlebihan.
Cagliari mencoba bangkit, namun serangan-serangan mereka masih bisa digagalkan oleh lini belakang Napoli yang disiplin dan penampilan solid Alex Meret di bawah gawang.
Peluang dari Alessandro Deiola dan Yerry Mina di menit akhir tak cukup mengubah keadaan. Napoli mempertahankan skor 2-0 hingga peluit akhir dibunyikan.
Statistik Penting dan Kartu Kuning
Pencetak Gol: 42′ Scott McTominay (Napoli) dan 51′ Romelu Lukaku (Napoli)
Kartu Kuning: 31′ Matteo Politano (Napoli), 31′ Antoine Makoumbou (Cagliari), dan 52′ Romelu Lukaku (Napoli)
Kemenangan ini memastikan Napoli menutup musim dengan catatan positif sebagai pemuncak klasemen Serie A. Sementara itu, Cagliari harus puas mengakhiri musim di posisi ke-14, jauh dari zona degradasi namun masih menyisakan banyak pekerjaan rumah untuk musim depan. (usm/hdl)










