Washington DC (pilar.id) – Inter Miami harus puas bermain imbang 1-1 melawan DC United pada lanjutan MLS 2025, Minggu (24/8) pagi WIB di Audi Field. Hasil ini cukup mengejutkan, mengingat secara statistik tim asuhan Gerardo ‘Tata’ Martino jauh lebih diunggulkan.
Tuan rumah DC United unggul lebih dulu lewat gol cepat Jackson Hopkins pada menit ke-13. Inter Miami baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua, tepatnya menit ke-64, melalui sepakan jarak jauh Baltasar Gallego setelah menerima assist dari Rodrigo De Paul.
Mengapa Inter Miami Tersendat?
Secara penguasaan bola, kualitas individu, hingga kedalaman skuad, Inter Miami seharusnya bisa membawa pulang tiga poin. Namun, beberapa faktor membuat mereka gagal menuntaskan pertandingan.
Absennya Lionel Messi dan Jordi Alba, sedikit banyak memberi pengaruh kuat pada performa Inter Miami. Harus diakui, dua sosok veteran ini menjadi kunci dalam skema Inter Miami musim ini.
Messi dengan kreativitas dan finishing, sementara Alba memberi keseimbangan di sektor kiri. Kehilangan keduanya membuat alur serangan Miami kurang efektif.
Hal lain, Rodrigo De Paul seperti terlambat berakselerasi. Gelandang timnas Argentina itu baru masuk pada menit ke-56. Kehadirannya langsung memberi dampak positif, terbukti dengan kontribusi assist untuk gol penyeimbang Gallego. Namun, waktu yang tersisa terlalu singkat untuk membalikkan keadaan.
Tanpa Messi dan Jordi Alba, Inter Miami sangat tergantung pada Luis Suárez. Meski ia sempat memiliki peluang emas di menit ke-75, ketajamannya belum cukup untuk menjadi pembeda saat tim dalam tekanan. Ia pun terlihat frustrasi, bahkan diganjar kartu kuning pada menit ke-90+7.
Di luar itu semua, DC United di bawah Rene Weiler sebagai juru taktik baru terbukti hadir dengan penampilan lebih prima. Weiler sukses mengakhiri kekalahan beruntun, meski kembali gagal mewujudkan kemenangan.
Fokus Selanjutnya: Leagues Cup Semifinal
Hasil imbang ini bisa menjadi alarm bagi Inter Miami, yang dalam hitungan hari harus menghadapi rival sekota, Orlando City, pada semifinal Leagues Cup 2025 di tanggal 28 Agustus mendatang.
Dengan ketatnya jadwal dan kemungkinan absennya beberapa pemain kunci, Tata Martino perlu mencari formula baru agar Miami tetap kompetitif di dua kompetisi berbeda. (mad/hdl)










