Barcelona (pilar.id) – FC Barcelona terus menjaga asa dalam perburuan gelar juara La Liga setelah menaklukkan Real Oviedo dengan skor 3-1 di Estadi Johan Cruyff, Jumat (26/9) dini hari WIB. Robert Lewandowski menjadi bintang kemenangan dengan kontribusi satu gol dan satu assist.
Kemenangan ini menjaga jarak Barcelona dengan Real Madrid yang masih memimpin klasemen sementara. Dengan musim yang memasuki fase akhir, setiap poin menjadi penentu dalam perebutan trofi.
Babak Pertama: Dominasi Blaugrana
Sejak menit awal, tim asuhan Xavi Hernandez tampil menekan. Pergerakan tanpa bola Lewandowski berulang kali merepotkan lini belakang Oviedo. Striker asal Polandia itu akhirnya membuka skor di menit ke-22 melalui penyelesaian klinis di kotak penalti.
Tak berhenti di situ, Barcelona terus mendominasi permainan. Menjelang turun minum, Ferran Torres menggandakan keunggulan lewat sepakan akurat yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Babak pertama pun ditutup dengan skor 2-0 untuk Blaugrana.
Babak Kedua: Oviedo Bangkit, Barca Mengunci Kemenangan
Tertinggal dua gol, Real Oviedo tampil lebih berani di babak kedua. Usaha mereka berbuah hasil di menit ke-58 setelah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Namun, Barcelona cepat merespons. Lewandowski kembali berperan penting dengan memberikan assist kepada Ansu Fati pada menit ke-74. Gol ini memastikan kemenangan 3-1 sekaligus meredam semangat comeback tim tamu.
Performa Lewandowski kembali membuktikan betapa vitalnya ia bagi Barcelona. Selain mencetak gol dan memberi assist, ia melepaskan empat tembakan (tiga tepat sasaran) dan mencatat akurasi operan hingga 85%. Mobilitasnya di lini depan memberi banyak ruang bagi rekan setimnya untuk menciptakan peluang.
Tekanan untuk Real Madrid
Kemenangan ini menjaga persaingan gelar tetap ketat. Real Madrid masih unggul tipis di puncak klasemen, namun Barcelona terus menempel dan berharap pada setiap potensi terpelesetnya rival abadi mereka.
Barcelona akan menghadapi serangkaian laga krusial dalam beberapa pekan ke depan. Athletic Bilbao dan Valencia menanti sebagai lawan berikutnya. Kedua pertandingan diprediksi menantang, terutama menghadapi Bilbao yang dikenal dengan gaya permainan fisik.
Xavi Hernandez dituntut mampu menjaga konsistensi performa tim sekaligus mengelola kebugaran skuad. Dengan jadwal padat, rotasi pemain akan menjadi kunci dalam mempertahankan peluang merebut kembali mahkota La Liga. (mad/hdl)










