Vancouver (pilar.id) – Vancouver Whitecaps FC dipastikan akan menjadi tuan rumah bagi Los Angeles FC (LAFC) dalam laga Semifinal Konferensi Barat MLS pada Sabtu, 22 November mendatang. Pertandingan yang digelar di BC Place ini menjadi momen bersejarah setelah ‘Caps—julukan Whitecaps—melaju usai menyapu kemenangan dalam seri Round One Best-of-3 atas FC Dallas.
“Kami telah mencatat dukungan rekor tahun ini, dengan 32.066 fans memadati stadion pada laga playoff kandang pertama, dan lebih dari satu juta fans hadir di BC Place dalam dua musim terakhir,” demikian pernyataan resmi klub.
Laga ini menjadi kesempatan emas bagi Whitecaps untuk melangkah ke Final Konferensi Barat MLS untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Ini adalah penampilan ketiga ‘Caps di babak Semifinal Konferensi, setelah terakhir kali pada 2017.
Jalannya ‘Caps ke semifinal cukup meyakinkan. Mereka melibas FC Dallas dengan kemenangan 3-0 pada Game 1 di BC Place, diikuti dengan kemenangan lewat adu penalti pada Game 2 setelah bermain imbang 1-1 di Toyota Stadium, Frisco, Texas.
Ini akan menjadi tahun ketiga beruntun kedua tim bentrok dalam MLS Cup Playoffs, dan pertemuan pertama sejak kedatangan bintang baru: Thomas Müller di Vancouver dan Son Heung-Min di Los Angeles.
Secara total, kedua tim sisi Barat ini telah berhadapan 14 kali dalam tiga tahun terakhir di semua kompetisi. Pada musim ini, ‘Caps unggul dalam seri musim reguler dengan hasil imbang 2-2 pada 11 Mei dan kemenangan tandang 1-0 di BMO Stadium pada 29 Juni. Dalam pertemuan playoff kandang tahun lalu, Whitecaps juga sukses mengandaskan LAFC dengan skor 3-0.
Nilai tambah rivalitas ini adalah koneksi personal di antara kedua kubu. Tristan Blackmon, pemain yang baru dinobatkan sebagai MLS Defender of the Year 2025, memulai kariernya di LAFC. Di sisi lain, asisten pelatih LAFC, Marc Dos Santos, adalah mantan pelatih kepala Whitecaps pada periode 2019 hingga 2021. (usm/hdl)










