Jakarta (pilar.id) – Upaya pelestarian Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali mencatatkan kemajuan penting melalui keterlibatan prajurit TNI dalam Satgas Operasi Merah Putih Translokasi Badak Jawa. Operasi ini dilakukan untuk memperkuat populasi satwa endemik yang kini berada dalam status kritis.
Satgas tersebut dipimpin oleh Komandan Satuan Tugas, Brigjen TNI Edi Saputra, yang sehari-hari menjabat sebagai Danrem 064/Maulana Yusuf, dengan dukungan Wakil Komandan Satgas, Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro selaku Danlanal Banten. Keduanya memimpin langsung koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan operasi yang berlangsung di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK).
Brigjen TNI Edi Saputra menjelaskan bahwa kendaraan tempur amfibi KAPA K-61 milik Korps Marinir telah dipersiapkan secara matang. Berbagai uji simulasi dilakukan sebelumnya untuk memastikan kemampuan alat angkut tersebut membawa kandang berisi satwa dengan bobot lebih dari satu ton tanpa risiko berlebih. Persiapan teknis ini menjadi elemen penting bagi kelancaran proses pemindahan.
Badak Jantan “Mustofa” Berhasil Dipindahkan ke JRSCA
Satwa yang dipindahkan adalah badak jantan bernama Mustofa. Ia berhasil ditranslokasi dari Gardu Buruk TNUK menuju kandang rawat di Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) yang masih berada dalam kawasan taman nasional. Proses pemindahan dilakukan di bawah pengawasan ketat Satgas Operasi Merah Putih bersama tim medis dan ahli konservasi.
Operasi Merah Putih menjadi bukti kolaborasi kuat antara TNI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Ditjen KSDAE, Balai TNUK, Yayasan Badak Indonesia (YABI), Taman Safari Indonesia, serta sejumlah pakar konservasi. Seluruh unsur bekerja dalam satu alur komando yang terstruktur di bawah pengawasan Dansatgas dan Wadansatgas.
Dalam pelaksanaan di lapangan, personel TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan kawasan, tetapi juga memastikan kelancaran mobilisasi logistik, koordinasi taktis, hingga penyediaan transportasi laut yang dibutuhkan dalam proses pemindahan satwa langka tersebut.
Komitmen TNI terhadap Pelestarian Satwa Endemik
Keterlibatan TNI dalam misi konservasi ini menjadi bentuk dukungan institusi terhadap perlindungan satwa endemik Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem nasional. Melalui program terpadu tersebut, diharapkan populasi Badak Jawa dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari warisan alam Indonesia.
Operasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan keberlangsungan spesies yang kini berada pada ambang kepunahan, sekaligus menegaskan konsistensi pemerintah dan berbagai pihak dalam menjaga kekayaan hayati Tanah Air. (usm)










