Milan (pilar.id) – AC Milan mencatat kemenangan penting saat menjamu Hellas Verona dalam lanjutan kompetisi Serie A Italia. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Rossoneri menang dengan skor telak 3-0 dan menunjukkan dominasi sepanjang pertandingan.
Keunggulan AC Milan mulai terlihat menjelang akhir babak pertama. Christian Pulisic membuka skor pada menit ke-45+1 setelah memaksimalkan situasi sepak pojok yang diawali pergerakan Adrien Rabiot. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi tuan rumah sebelum turun minum.
Christopher Nkunku Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, AC Milan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-48 ketika wasit menunjuk titik putih. Christopher Nkunku yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan menggandakan keunggulan.
Dominasi lini depan AC Milan kembali berbuah gol pada menit ke-53. Nkunku mencatatkan gol keduanya dalam laga ini setelah memanfaatkan peluang jarak dekat, sekaligus memastikan kemenangan tanpa balas atas Verona.
Rotasi Pemain Jaga Stabilitas Permainan
Pelatih AC Milan melakukan sejumlah pergantian pemain pada paruh kedua laga guna menjaga ritme dan kebugaran tim. Nama-nama seperti Youssouf Fofana, Samuele Ricci, hingga Ardon Jashari mendapatkan menit bermain. Di sisi lain, Hellas Verona mencoba merespons melalui beberapa pergantian, namun upaya tersebut belum mampu menembus solidnya pertahanan tuan rumah.
Hellas Verona juga harus bermain lebih hati-hati setelah Al Musrati menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras di babak pertama. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan untuk keunggulan AC Milan.
Tambahan Poin Krusial di Serie A
Kemenangan ini menjadi tambahan poin penting bagi AC Milan dalam persaingan papan atas Serie A. Penampilan konsisten dari lini serang, khususnya Christian Pulisic dan Christopher Nkunku, memperlihatkan kedalaman skuad yang dimiliki Rossoneri musim ini.
Sementara itu, Hellas Verona perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki performa di laga-laga berikutnya setelah gagal memberikan perlawanan berarti sepanjang pertandingan. (mad)










