Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar
  • Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes
  • Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP
  • Anatomi Sovereign Default: Lima Indikator Utama dan Dampak Runtuhnya Trias Politika pada Kebangkrutan Negara
  • Perkuat Budaya Layanan, BNI Adopsi Program CX100 Danantara demi Pengalaman Nasabah Global
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Bisnis»IHSG Cetak All Time High: Strategi Investasi Cerdas agar Investor Tak Terjebak Euforia

IHSG Cetak All Time High: Strategi Investasi Cerdas agar Investor Tak Terjebak Euforia

Bisnis Retno Wulandari20 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dimas Ardinugraha, Investment Specialist dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
Dimas Ardinugraha, Investment Specialist dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia

Summary Point

  • IHSG mencetak all time high merupakan bagian normal dari siklus pasar saham.
  • ATH tidak otomatis menjadi sinyal jual bagi investor jangka panjang.
  • Perbedaan kinerja IHSG dan LQ45 wajar karena metodologi dan komposisi berbeda.
  • Bias psikologis seperti FOMO lebih berbahaya dibanding volatilitas pasar.
  • Strategi DCA, diversifikasi, dan rebalancing membantu menjaga disiplin investasi.
  • Fokus pada tujuan investasi lebih penting daripada mengejar euforia harga.

Jakarta (pilar.id) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH). Fenomena ini kerap memunculkan dua respons ekstrem di kalangan investor: euforia berlebihan atau justru kekhawatiran pasar sudah terlalu mahal. Padahal, rekor baru pada indeks saham tidak selalu identik dengan sinyal bahaya.

Sepanjang 2025, IHSG mencatatkan penguatan dua digit dan menorehkan puluhan rekor harian sebelum menutup tahun di level tertinggi.

Menurut Dimas Ardinugraha, Investment Specialist dari PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, tren positif tersebut berlanjut pada awal 2026, seiring dukungan kinerja emiten dan likuiditas pasar. Kondisi ini menunjukkan bahwa ATH merupakan bagian alami dari perjalanan pasar modal yang bertumbuh.

ATH Bukan Alarm Otomatis

Dalam dinamika pasar yang sehat, rekor baru justru mencerminkan pertumbuhan laba perusahaan dan kepercayaan investor.

“Data historis menunjukkan bahwa pasar saham kerap melanjutkan penguatan setelah mencetak ATH, meski diselingi volatilitas jangka pendek. Karena itu, keputusan keluar dari pasar hanya karena IHSG berada di level tertinggi sering kali berujung pada kehilangan momentum pemulihan yang terjadi cepat dan sulit diprediksi,” jelasnya.

Baca Juga  Manulife Aset Manajemen Indonesia Borong 3 Penghargaan Bergengsi Asia Asset Management 2026

Memahami Perbedaan IHSG dan LQ45

Kesalahan umum investor adalah membandingkan kinerja reksa dana saham dengan IHSG secara langsung. IHSG mencakup seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, sementara indeks seperti LQ45 hanya berisi saham berkapitalisasi besar, likuid, dan relatif kuat secara fundamental.

Pada fase tertentu, penguatan IHSG dapat didorong oleh saham-saham berkarakter high momentum yang naik agresif dalam jangka pendek. Saham jenis ini umumnya tidak menjadi fokus reksa dana yang dikelola secara prudent. Akibatnya, reksa dana berbasis saham unggulan bisa tampak tertinggal sementara, meski secara risiko dan kualitas portofolio lebih terjaga.

Jebakan Psikologis Saat Pasar Rekor

Kondisi ATH sering memicu bias perilaku seperti fear of missing out (FOMO), kepercayaan diri berlebihan, dan kecenderungan mengejar kinerja masa lalu.

Bias-bias ini, kata Dimas Ardinugraha, berpotensi mendorong keputusan beli di harga tinggi dan jual saat pasar terkoreksi. Dalam praktiknya, upaya market timing sangat sulit dilakukan secara konsisten, bahkan oleh investor profesional.

“Pendekatan yang lebih rasional adalah menjaga disiplin investasi melalui strategi investasi berkala (Dollar Cost Averaging), diversifikasi lintas aset, serta pengelolaan risiko yang terukur,” tegasnya.

Risiko Melewatkan Momentum Pasar

Berbagai studi menunjukkan bahwa melewatkan hanya beberapa hari terbaik di pasar dapat memangkas imbal hasil jangka panjang secara signifikan. Rebound sering kali terjadi cepat setelah periode gejolak. Oleh karena itu, tetap berada di pasar sesuai rencana investasi (time in the market) cenderung memberikan hasil yang lebih stabil dibandingkan keluar-masuk pasar berdasarkan sentimen jangka pendek.

Baca Juga  Menunggu Hasil Debat Capres, Indeks Harga Saham Gabungan Berpotensi Melemah

Dimaspun mengatakan, investor disarankan kembali pada tujuan awal investasi, baik untuk pendidikan, pensiun, maupun akumulasi kekayaan. Evaluasi portofolio sebaiknya dilakukan berdasarkan kesesuaian dengan tujuan dan profil risiko, bukan semata-mata level IHSG.

“Diversifikasi lintas aset, penerapan DCA, serta rebalancing berkala dapat membantu menahan dampak euforia dan mengunci keuntungan secara bertahap. Selain itu, penggunaan tolok ukur yang sesuai dengan karakter portofolio akan memberikan gambaran kinerja yang lebih objektif,” katanya.

Pada akhirnya, perbedaan kinerja antara IHSG, LQ45, dan reksa dana saham merupakan hal wajar yang mencerminkan perbedaan komposisi dan strategi, bukan kegagalan investasi. (ret/hdl)

 

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
IHSG Manulife Aset Manajemen Indonesia Reksa Dana Saham

Berita Lainnya

Ilustrasi uang rupiah (foto: Mufid Majnun, unsplash)

IHSG Tembus 6.000 dan Rupiah Menguat, Saham BUMN Jadi Motor Penggerak Kepercayaan Investor

12 Juni 2026
MAMI raih tiga penghargaan AAM Best of the Best Awards 2026, termasuk Best Asset Management Company ke-10 kalinya.

Manulife Aset Manajemen Indonesia Borong 3 Penghargaan Bergengsi Asia Asset Management 2026

14 April 2026
Ezra Nazula, Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Indonesia

Peran Manajer Investasi Tetap Krusial di Era Digital, Ini Sains di Balik Konstruksi Portofolio

14 Februari 2026
Ilustrasi pergerakan saham (foto: pixabay)

IHSG Menguat 1,16 Persen ke Level 8.258,83, Barito Renewables Jadi Penopang Utama Jelang Pengumuman MSCI

3 November 2025
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Siapkan Dana Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham Demi Jaga Stabilitas di Bursa

27 Oktober 2025
Ilustrasi pelayanan di PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau Tugu Insurance, emiten anak BUMN PT Pertamina

Harga Saham TUGU Naik 9,5 Persen, Cerminkan Kepercayaan Investor pada Kinerja dan Fondasi Kuat di Sektor Energi

26 Oktober 2025
Ilustrasi saham (foto: Chris Liverani, unsplash)

Sektor Finansial Dongkrak IHSG 2,44 Persen, Saham Himbara Termasuk BBRI Pimpin Penguatan

12 Agustus 2025
Afifa - CEO & President Director MAMI

Manulife Aset Manajemen Indonesia Raih Penghargaan Ganda dari Asia Asset Management

30 April 2025
Dosen Departemen Hubungan Internasional FISIP UNAIR, Citra Hennida SIP MA

IHSG Terus Anjlok, Ancaman Krisis Ekonomi dan Dampaknya bagi Stabilitas Global

9 April 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Sebanyak 64 persen eksportir Asia Pasifik belum siap menghadapi aturan e-filing AS. FedEx memperkuat dukungan kepatuhan bagi pelaku usaha termasuk Indonesia.

64 Persen Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Aturan Baru AS, FedEx Perkuat Dukungan untuk Indonesia

29 Juni 2026
Berita Lainnya
POP MART melebarkan sayap ke Indonesia Timur dengan membuka gerai baru di TSM Makassar, lengkap dengan instalasi balon CRYBABY raksasa di Pantai Losari.

Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar

2 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.