Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • FedEx Perkuat Dukungan bagi Bisnis Asia Pasifik Hadapi Aturan Baru De Minimis Uni Eropa 2026
  • Arsenal Pasang Harga Rp1,9 Triliun untuk Riccardo Calafiori di Tengah Minat Real Madrid
  • CIMB Niaga Luncurkan Ada OCTO Land di Blok M, Hadirkan Promo, Komunitas, dan Pengalaman Interaktif Setahun Penuh
  • Lulus Teknik Biomedis UNAIR dengan IPK 3,63, Mahasiswa Asal Yaman Siap Majukan Layanan Kesehatan Negaranya
  • Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ziarah ke Makam Soekarno untuk Meneladani Nilai Kepemimpinan Bangsa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Lebaran 2026, Mayoritas Ilegal dan Kedaluwarsa

BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Lebaran 2026, Mayoritas Ilegal dan Kedaluwarsa

Peristiwa Moh. Usman15 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar

Ringkasan Berita

  • BPOM menemukan 56.027 produk pangan olahan tidak memenuhi ketentuan selama pengawasan Ramadan 2026.
  • Produk ilegal menjadi temuan terbesar, disusul produk kedaluwarsa dan pangan rusak.
  • Pengawasan dilakukan pada 1.134 sarana distribusi pangan di seluruh Indonesia.
  • BPOM juga menemukan 7.400 tautan penjualan pangan ilegal di e-commerce dengan nilai ekonomi Rp102,9 miliar.
  • Pengujian takjil menemukan 108 sampel mengandung bahan berbahaya seperti formalin dan boraks.
  • BPOM meminta masyarakat aktif melaporkan produk pangan bermasalah melalui kanal pengaduan resmi.

Jakarta (pilar.id) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan puluhan ribu produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan selama intensifikasi pengawasan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau 2026.

Hingga 5 Maret 2026, BPOM telah memeriksa 1.134 sarana peredaran pangan olahan di seluruh Indonesia. Dari hasil pemeriksaan tersebut, 739 sarana (65,2 persen) memenuhi ketentuan, sementara 395 sarana (34,8 persen) dinyatakan tidak memenuhi ketentuan.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyampaikan bahwa pelanggaran umumnya terjadi karena peredaran produk tanpa izin edar, kedaluwarsa, hingga pangan yang sudah rusak.

Menurutnya, temuan tersebut menunjukkan masih adanya pelaku usaha yang tidak mematuhi aturan keamanan pangan yang berlaku.

Mayoritas Produk Ilegal dan Kedaluwarsa

Dari hasil pengawasan oleh 76 unit pelaksana teknis BPOM, ditemukan 56.027 pieces produk pangan olahan tidak memenuhi ketentuan dengan nilai ekonomi diperkirakan lebih dari Rp600 juta.

Jenis pelanggaran yang ditemukan meliputi:

  • Produk tanpa izin edar (ilegal): 27.407 pieces (48,9%)
  • Produk kedaluwarsa: 23.776 pieces (42,4%)
  • Produk rusak: 4.844 pieces (8,7%)
Baca Juga  PELNI Layani 27 Ribu Penumpang, Arus Balik Lebaran 2026 Melonjak 34,5 Persen

Produk pangan ilegal menjadi temuan terbanyak dalam operasi pengawasan tersebut.

Taruna Ikrar menegaskan bahwa setiap produk yang tidak memenuhi ketentuan langsung diamankan dan akan ditarik dari peredaran.

Pengawasan Dilakukan di Ribuan Sarana Distribusi

Pengawasan dilakukan pada berbagai jenis sarana distribusi pangan, antara lain:

  • Ritel modern: 569 sarana (50,2%)
  • Ritel tradisional: 369 sarana (32,5%)
  • Gudang distributor: 188 sarana (16,6%)
  • Gudang importir: 7 sarana
  • Gudang e-commerce: 1 sarana

Dari jumlah tersebut, BPOM menemukan pelanggaran pada:

  • 227 ritel modern
  • 143 ritel tradisional
  • 24 gudang distributor
  • 1 gudang importir

Pengawasan tahun ini dilakukan dengan pendekatan berbasis risiko, termasuk menargetkan sarana distribusi yang memiliki catatan pengawasan sebelumnya.

Banyak Produk Ilegal Berasal dari Luar Negeri

BPOM juga menemukan sejumlah produk pangan ilegal impor yang beredar di pasar Indonesia, terutama di wilayah perbatasan.

Produk tersebut antara lain:

  • Kembang gula asal Malaysia
  • Minuman cokelat asal Singapura
  • Kentang beku asal Tiongkok

Wilayah dengan temuan produk tanpa izin edar terbanyak antara lain Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

Produk-produk tersebut banyak ditemukan di daerah perbatasan seperti Batam, Sanggau, dan Tarakan, yang diduga menjadi jalur distribusi barang ilegal dari luar negeri.

BPOM Temukan 7.400 Tautan Penjualan Pangan Ilegal di E-commerce

Selain pengawasan di pasar dan gudang distribusi, BPOM juga melakukan patroli siber terhadap platform e-commerce.

Baca Juga  Ini Dia Perangkat Oppo yang Mendukung Jaringan 5G Indosat

Hasilnya, ditemukan 7.400 tautan yang menjual produk pangan ilegal atau mengandung bahan kimia obat.

Nilai ekonomi dari temuan tersebut diperkirakan mencapai Rp102,9 miliar.

Produk ilegal yang dijual secara daring sebagian besar berasal dari:

  • Malaysia
  • Amerika Serikat
  • Italia
  • Turki
  • Uni Emirat Arab

BPOM kemudian berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Asosiasi E-commerce Indonesia untuk melakukan penurunan konten atau take down terhadap tautan tersebut.

Pengawasan Takjil Temukan Bahan Berbahaya

Dalam operasi pengawasan Ramadan, BPOM juga melakukan pengujian terhadap pangan takjil yang dijual masyarakat.

Sebanyak 2.407 pedagang takjil di 513 lokasi diperiksa dengan metode rapid test.

Dari 5.447 sampel pangan yang diuji, hasilnya menunjukkan:

  • 5.339 sampel (98%) memenuhi syarat
  • 108 sampel (2%) tidak memenuhi syarat

Sampel yang tidak memenuhi syarat diketahui mengandung bahan berbahaya seperti:

  • Formalin (50 sampel)
  • Boraks (22 sampel)
  • Rhodamin B (35 sampel)
  • Kuning metanil (1 sampel)

BPOM mengingatkan pedagang agar tidak menggunakan bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan konsumen.

BPOM Perketat Pengawasan Menjelang Lebaran

Taruna Ikrar menegaskan bahwa BPOM akan terus memperkuat pengawasan pangan selama Ramadan hingga Idulfitri.

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan pelaku usaha dalam menerapkan sistem pengendalian keamanan pangan secara mandiri.

BPOM juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan produk yang diduga ilegal, kedaluwarsa, atau rusak melalui layanan HALOBPOM 1500533. (usm)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
BPOM headline Idulfitri

Berita Lainnya

Lulusan Teknik Biomedis UNAIR asal Yaman, Muaadh Omar Mohammed Hadi, berkomitmen mengembangkan layanan kesehatan di negaranya usai meraih IPK 3,63.

Lulus Teknik Biomedis UNAIR dengan IPK 3,63, Mahasiswa Asal Yaman Siap Majukan Layanan Kesehatan Negaranya

20 Juni 2026
Arumi Bachsin

Arumi Bachsin Dorong Batik Jawa Timur Mendunia Lewat Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

20 Juni 2026
Kia Carens terbaru hadir dengan captain seat, ventilasi AC hingga baris ketiga, dan fitur premium untuk mendukung mobilitas keluarga Indonesia.

Kia Carens Terbaru Tawarkan Kenyamanan di Setiap Baris, Siap Jadi Pilihan Keluarga Modern Indonesia

19 Juni 2026
bitcoin

Bitcoin Anjlok ke US$62.000, Konflik Timur Tengah Picu Likuidasi Kripto Rp9,4 Triliun

19 Juni 2026
PHKT mencatat tambahan produksi 1.865 BOPD dari dua sumur di Lapangan Sejadi, Kalimantan Timur, memperkuat pasokan energi nasional.

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

17 Juni 2026
Sebanyak 222 jemaah haji Kota Mojokerto tiba di tanah air dengan selamat. Wali Kota Ika Puspitasari menyambut langsung kepulangan mereka.

222 Jemaah Haji Kota Mojokerto Pulang dengan Selamat, Wali Kota Ika Puspitasari Sambut Penuh Syukur

17 Juni 2026
Ilustrasi olahraga

Penyebab Berat Badan Naik Tak Hanya Karena Makan Banyak, Ini Faktor yang Sering Diabaikan

17 Juni 2026
Elon Musk (foto: istimewa)

SpaceX Cetak IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Simpan 18.712 Bitcoin Senilai Rp21 Triliun

16 Juni 2026
Bank Mandiri (foto: Nico Wijaya, unsplash)

Bank Mandiri Jadi yang Pertama Terhubung Langsung ke CIPS China, Perkuat Transaksi Global

15 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Lulusan Teknik Biomedis UNAIR asal Yaman, Muaadh Omar Mohammed Hadi, berkomitmen mengembangkan layanan kesehatan di negaranya usai meraih IPK 3,63.

Lulus Teknik Biomedis UNAIR dengan IPK 3,63, Mahasiswa Asal Yaman Siap Majukan Layanan Kesehatan Negaranya

20 Juni 2026
Arumi Bachsin

Arumi Bachsin Dorong Batik Jawa Timur Mendunia Lewat Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

20 Juni 2026
Kia Carens terbaru hadir dengan captain seat, ventilasi AC hingga baris ketiga, dan fitur premium untuk mendukung mobilitas keluarga Indonesia.

Kia Carens Terbaru Tawarkan Kenyamanan di Setiap Baris, Siap Jadi Pilihan Keluarga Modern Indonesia

19 Juni 2026
bitcoin

Bitcoin Anjlok ke US$62.000, Konflik Timur Tengah Picu Likuidasi Kripto Rp9,4 Triliun

19 Juni 2026
PHKT mencatat tambahan produksi 1.865 BOPD dari dua sumur di Lapangan Sejadi, Kalimantan Timur, memperkuat pasokan energi nasional.

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

17 Juni 2026
Berita Lainnya
FedEx membantu pelaku usaha Asia Pasifik menghadapi penghapusan aturan de minimis Uni Eropa melalui solusi digital dan dukungan kepatuhan.

FedEx Perkuat Dukungan bagi Bisnis Asia Pasifik Hadapi Aturan Baru De Minimis Uni Eropa 2026

20 Juni 2026
Arsenal FC

Arsenal Pasang Harga Rp1,9 Triliun untuk Riccardo Calafiori di Tengah Minat Real Madrid

20 Juni 2026
CIMB Niaga menghadirkan Ada OCTO Land di Blok M hingga Mei 2027 dengan promo cashback, aktivitas komunitas, dan pengalaman digital interaktif.

CIMB Niaga Luncurkan Ada OCTO Land di Blok M, Hadirkan Promo, Komunitas, dan Pengalaman Interaktif Setahun Penuh

20 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.