Jakarta (pilar.id) – PT Phapros Tbk (PEHA) melanjutkan tren positif kinerja keuangan dengan mencatat lonjakan laba bersih sebesar 112,86 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal I 2026. Capaian ini mempertegas keberhasilan perusahaan menjaga profitabilitas setelah mencetak pertumbuhan signifikan sepanjang 2025.
Berdasarkan laporan kinerja per 31 Maret 2026, Phapros membukukan penjualan sebesar Rp221,09 miliar atau tumbuh 10,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp200,67 miliar. Pertumbuhan ini diiringi dengan pengendalian beban pokok penjualan (COGS) yang hanya meningkat 5,04 persen, sehingga mendorong laba kotor naik 16,59 persen menjadi Rp103,96 miliar.
Efisiensi operasional turut menjadi faktor kunci. Beban usaha tercatat relatif terkendali dengan kenaikan 7,35 persen yoy. Kombinasi pertumbuhan penjualan dan pengendalian biaya tersebut membawa Phapros mencatat laba bersih sebesar Rp761,49 juta, berbalik dari kerugian Rp5,92 miliar pada kuartal I 2025.
Dari sisi likuiditas, perusahaan juga menunjukkan perbaikan signifikan. Arus kas per akhir Maret 2026 tercatat positif Rp37,2 miliar, melonjak 289 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih negatif. Posisi kas akhir juga meningkat 165 persen, mencerminkan pengelolaan keuangan yang lebih solid.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Phapros, Ida Rahmi Kurniasih, menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari strategi optimalisasi kanal penjualan, penguatan ketersediaan produk, serta disiplin efisiensi di seluruh lini operasional. Ia juga menyoroti langkah mitigasi risiko yang dilakukan perusahaan di tengah tekanan global, termasuk pengamanan pasokan bahan baku melalui kontrak pembelian sejak awal tahun.
Selain itu, kontribusi segmen obat generik bermerek (OGB) menjadi pendorong utama pertumbuhan. Penjualan OGB melonjak 59 persen menjadi Rp128,70 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp80,88 miliar. Produk-produk yang mendukung program kesehatan nasional seperti obat anti tuberkulosis dan tablet tambah darah turut memperkuat kinerja segmen ini.
Kinerja positif kuartal I 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Phapros mampu menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan industri farmasi global. Dengan strategi efisiensi dan fokus pada produk esensial, perusahaan optimistis dapat mempertahankan kinerja hingga akhir tahun sesuai target yang telah ditetapkan. (ret/hdl)










