Jakarta (pilar.id) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) secara resmi memperkuat arah transformasi kelembagaannya melalui implementasi program CX100 Danantara. Langkah strategis ini diadopsi emiten perbankan bersandi saham BBNI tersebut guna mendongkrak kualitas pengalaman nasabah (customer experience), memperluas kapabilitas talenta internal, serta membangun ekosistem organisasi yang jauh lebih berorientasi pada pelanggan.
Sebagai informasi, CX100 Danantara merupakan inisiatif makro dari Danantara Indonesia yang dirancang khusus untuk menyelaraskan mutu standar pelayanan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Program nasional ini mendorong pembenahan sirkular, mulai dari penajaman budaya korporasi, peningkatan keahlian SDM, simplifikasi proses bisnis, hingga integrasi pemanfaatan teknologi digital terkininya.
Formasi Tim Lintas Fungsi dan Jati Diri Swadharma
Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, menjelaskan bahwa perseroan mengambil peran aktif dalam menyukseskan inisiatif ini dengan langsung membentuk gugus tugas lintas fungsi (cross-functional team).
Tim taktis tersebut mengemban tanggung jawab penuh pada lima aspek pilar utama, yakni People & Communication, Technology, Business Process, Operations & Services, serta pengelolaan Voice of Customer.
Munadi menegaskan, transformasi masif yang dijalankan korporasi tidak sekadar berfokus pada performa bisnis dan penguatan infrastruktur digital semata. Esensi dari perubahan ini bertumpu pada konstruksi budaya kerja yang kokoh agar mampu melahirkan pengalaman perbankan yang relevan terhadap dinamika kebutuhan masa depan.
Menurutnya, penajaman budaya sirkular ini krusial dalam memuluskan visi jangka panjang BNI sebagai lembaga keuangan global terpercaya yang unggul dalam aspek inovasi dan kinerja berkelanjutan. Meski bergerak modern, transformasi ini dipastikan tetap berakar kuat pada jati diri luhur perseroan yang termaktub dalam semangat Swadharma Bhakti Nagara.
Tiga Pilar Strategis Menuju Pasar Keuangan Global
Dalam kerangka mendukung visi korporasi dan sinergi bersama Danantara, manajemen BNI menggarisbawahi tiga peran strategis yang kini menjadi fokus eskalasi perusahaan.
Peran pertama menempatkan BNI sebagai mitra strategis pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, baik melalui penyediaan solusi keuangan domestik maupun menjembatani arus investasi internasional ke pasar global lewat penguatan jaringan kantor luar negeri.
Pada lapis kedua, BNI secara konsisten memacu akselerasi inovasi digital melalui pengembangan kapabilitas teknologi yang mumpuni. Fokus ini direalisasikan lewat otomatisasi proses bisnis guna mengatrol produktivitas internal, serta penyediaan layanan omnichannel yang memberikan pengalaman transaksi mulus tanpa sekat bagi nasabah.
Adapun peran ketiga berfokus pada pemantapan posisi BNI selaku mitra finansial utama di seluruh segmen. Perseroan berkomitmen menelurkan diversifikasi solusi keuangan yang lebih personal dan terintegrasi untuk menjangkau kebutuhan unik sektor korporasi besar, lembaga institusional, pelaku UMKM, hingga nasabah ritel perorangan.
Marga Budaya: Fondasi Organisasi Customer-Centric
Bagi manajemen BNI, kunci keberhasilan transisi bisnis modern tidak semata-mata ditentukan oleh keunggulan produk atau teknologi, melainkan dari karakter para pekerjanya. Oleh sebab itu, korporasi terus menginternalisasikan nilai-nilai dasar yang terangkum dalam konsep Marga Budaya BNI kepada seluruh insan perusahaan.
Marga Budaya tersebut bertumpu pada tiga pilar operasional utama: SEVA (The Way We Serve), KARYA (The Way We Perform), dan RAKSA (The Way We Protect). Ketiga pilar ini diturunkan menjadi pedoman kerja konkret, yakni ‘Melayani Sepenuh Hati, Berani Berkarya, Bijak Menjaga’.
Melalui filosofi kerja tersebut, BNI mengarahkan seluruh pegawainya untuk mengedepankan pendekatan pelayanan yang empatik, profesional, dan inovatif.
Di saat yang sama, pilar pertahanan internal tetap diperketat dengan menjunjung tinggi integritas moral serta prinsip kehati-hatian (prudent banking). Kombinasi manajemen perubahan berkelanjutan dan keikutsertaan dalam CX100 Danantara ini mempertegas kesiapan BNI dalam membangun model bisnis yang customer-centric dan tangguh menyokong ekonomi nasional. (ret/hdl)










