Jakarta (pilar.id) – Tim Mercedes-EQ memiliki dua pebalap yang di dua musim terakhir mendominasi balapan Formula E. Mereka adalah Nyck de Vries yang jadi juara bertahan Formula E dan Stoffel Vandoorne.
Nama terakhir, saat ini sedang menjadi pemuncak klasemen sementara di Formula E. Bahkan di tiga seri balapan terkahir, Valdoorne selalu berhasil naik ke podium. Hasil yang sama untuk bisa naik podium, juga jadi target Valdoorne di seri Jakarta E-Prix hari ini.
Meski, dari hasil kualifikasi, Valdoorne gagal mendapatkan pole position dan harus memulai balapan dari posisi tujuh pada balapan yang berlangsung di Jakarta E-Prix International Circuit (JIEC), Sabtu (4/6/2022) hari ini.
“Ini tidak mudah,” kata Vandoorne setelah kalah di perempat final babak kualifikasi, Sabtu siang, dikutip dari Formula E.
“Saya memiliki lap yang sangat bagus di Grup tetapi kemudian saya tampaknya tidak dapat menggabungkannya ke dalam duel setelahnya. Sebenarnya, saya belum dapat melakukannya belakangan ini, jadi ada sedikit pekerjaan yang harus dilakukan dari pihak kami di sana.”
Terlepas dari pertarungan pebalap Belgia itu dalam babak kualifikasi pada tiga balapan terakhir — termasuk Jakarta — di mana dia harus rela berada di posisi tidak lebih buruk dari urutan kedelapan, Vandoorne berhasil membalikkan keadaan di saat yang panas dan finis di podium dalam tiga balapan terakhir, termasuk menang di Monaco E-Prix, dan dua kali finis di posisi ketiga di Berlin.
“Saya yakin kami bisa balapan dengan baik meskipun itu trek yang tidak diketahui semua orang dengan kondisi yang sangat panas, dan banyak yang harus diatur,” kata Vandoorne.
“Saya pikir kami memiliki mobil balap yang bagus.”
“Saya merasa nyaman dalam balapan juga, jadi saya merasa bisa melakukan pekerjaan yang sangat baik dari tempat saya memulai. Saya lebih suka memulai sedikit lebih tinggi — saya pikir itu akan membuat saya hidup sedikit lebih mudah, tetapi itulah adanya dan kami akan mencoba dan memanfaatkannya sebaik mungkin.”
Setelah kesuksesannya di Monaco dan Berlin, pebalap Belgia itu duduk di puncak klasemen Kejuaraan dengan 111 poin – 12 poin di depan Edardo Mortara dari ROKiT Venturi, yang berada di peringkat kedua, dan 16 poin di depan DS TECHEETAH dan pemegang pole position Jakarta E-Prix 2022 Jean-Eric Vergne di peringkat ketiga.
Lebih jauh di belakang Vandoorne di urutan kesembilan start ada rekan setimnya dan juara bertahan Nyck de Vries, yang saat ini berada di peringkat keenam dengan 65 poin.
Para pebalap telah menyelesaikan latihan bebas sesi pertama dan kedua pada pagi hari, dan menjalani babak kualifikasi pada siang hari. Puncak balapan dijadwalkan akan berlangsung pada pukul 15.04 WIB, sementara para penonton terpantau telah mulai berdatangan di Jakarta E-Prix International Circuit (JIEC) pukul 10.00 WIB. (fat)









