Sevilla (www.pilar.id/) – Real Betis terus bekerja keras di penghujung bursa transfer musim panas untuk memperkuat skuad mereka. Fokus utama klub saat ini masih pada upaya mendatangkan Antony dari Manchester United, namun manajemen sudah menyiapkan Plan B jika transfer itu gagal terwujud.
Dilaporkan, Betis tengah melakukan upaya terakhir agar Antony bisa kembali ke klub. Namun, proses negosiasi menemui jalan buntu karena masalah finansial.
Antony masih harus mencapai kesepakatan dengan Manchester United terkait sisa pembayaran yang tertunda. Sementara itu, pihak Betis tidak dapat meningkatkan tawaran karena terkendala aturan batas gaji yang diterapkan La Liga.
United Tahan Antony, Betis Cari Alternatif
Manchester United yang dimiliki INEOS di bawah Jim Ratcliffe dan keluarga Glazer dikabarkan tidak memberikan kelonggaran dalam negosiasi. Kondisi ini membuat optimisme di kubu Betis semakin menipis, meski mereka masih mencoba membuka jalan keluar jelang penutupan bursa transfer.
Sebagai langkah antisipasi, Betis telah menyiapkan daftar alternatif. Salah satu nama yang mencuat adalah Julio Enciso, winger muda Paraguay yang sempat diminati Chelsea. Pemain yang saat ini terikat dengan kelompok BlueCo itu berpotensi dipinjamkan ke Strasbourg, namun negosiasi dengan Betis disebut masih terbuka.
Fokus pada Beberapa Posisi
Selain Enciso, manajemen Betis juga mempertimbangkan opsi lain untuk memperkuat lini serang dan lini tengah. Jika Antony gagal didatangkan, klub bisa kembali membuka peluang mendatangkan gelandang bertahan, posisi yang sempat terabaikan karena fokus pada transfer Antony yang membutuhkan biaya besar.
Di lini depan, Betis juga dikabarkan mencari striker baru. Namun, langkah itu baru bisa dilakukan apabila klub melepas salah satu dari Cedric Bakambu atau Chimy Ávila, mengingat aturan kuota dan beban gaji pemain.
Dengan waktu yang semakin mepet menjelang penutupan bursa transfer, Real Betis dipaksa bergerak cepat. Apabila kesepakatan dengan Antony benar-benar gagal tercapai, Plan B akan segera dijalankan untuk memastikan tim asuhan Manuel Pellegrini tetap kompetitif di musim baru. (mad/hdl)








