Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Dilema Krisis Pangan: Penduduk Bertambah Banyak, Tapi Lahan Menyempit hingga Gagal Panen

Dilema Krisis Pangan: Penduduk Bertambah Banyak, Tapi Lahan Menyempit hingga Gagal Panen

Ekonomi Achmat D23 November 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dodik Ridho Nurrochmat
Pengamat pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dodik Ridho Nurrochmat

Jakarta (pilar.id) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Muhamad Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerja Sama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/11/2022) pagi. Menanggapi hal itu, Pengamat pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dodik Ridho Nurrochmat mengatakan, dengan adanya penunjukkan tersebut menunjukkan masih diperlukan koordinasi lebih baik antar kementrian dan lembaga.

“Mudah-mudahan, harapan saya karena sudah dilantik juga koordinasi untuk ketahanan pangan akan lebih baik lagi dengan Kementrian Pertanian maupun Badan Pangan,” kata Dodik, kepada Pilar.id, Rabu (23/11/2022).

Wakil Rektor IPB University Bidang Internasionalisasi, Kerja Sama dan Hubungan Alumni ini menambahkan, ancaman krisis pangan sangat multidimensi. Salah satunya terkait dengan impor yang berasal dari wilayah perang, yaitu Ukraina.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor gandum dari Ukraina turun 79,38 persen sejak diserang oleh Rusia atau sepanjang Januari-Juli 2022. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Setianto mengatakan impor gandum dari Ukraina hanya sebesar US$2 juta pada Januari-Juli 2022.

“Karena kan suka tidak suka, gandum kita impornya sebagian besar dari sana,” kata Dodik.

Padahal, substitusi sumber pangan pokok beras di Indonesia adalah gandum. Selain Ukraina, BPS menyebut terdapat tiga negara lain sumber impor biji gandum Indonesia, yaitu Australia, Argentina, dan Kanada.

“Mengurangi makan beras, tapi makannya roti. Sehingga kita mau tidak mau, yang pertama yang sumber pangannya dari impor harus dicari sumber lain selain dari Ukraina,” kata Dodik.

Baca Juga  Kasus Pembunuhan Vina, Presiden: Tidak Ada yang Perlu Ditutup-tutupi

Menurut Dodik, terkait dengan ancaman krisis pangan juga menjadi kekhawatiran tersendiri tahun depan. Apalagi, luas lahan pertanian semakin menyempit dan harus menjadi perhatian pemerintah. Meskipun, selama ini sektor pertanian cukup tertolong karena produktivitas, terutama komoditas padi terus mengalami peningkatan tentunya dengan berbagai upaya.

“Hanya kan dengan ada pertambahan penduduk dan luas sawah yang cenderung menurun, harus menjadi perhatian kita,” kata Dodik.

Selain itu, faktor lain yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah ancaman gagal panen di tahun depan. Hal bisa bisa dikarenakan berbagai sebab.

“Kalau tahun depan, misalnya nanti akan ada Elnino lagi, kan mesti siap-siap juga untuk kekeringan. Untuk Lanina, ya mungkin banjir begitu. Ini yang harus kita antisipasi dari saat ini,” kata Dodik.

Sekadar informasi tambahan, berdasarkan hasil survei Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, pada tahun 2021, luas panen padi mencapai sekitar 10,41 juta hektar atau mengalami penurunan sebanyak 245,47 ribu hektar (2,30 persen) dibandingkan tahun 2020.

Sementara itu, produksi padi tahun 2021 yaitu sebesar 54,42 juta ton GKG. Jika dikonversikan menjadi beras, produksi beras tahun 2021 mencapai sekitar 31,36 juta ton, atau turun sebesar 140,73 ribu ton (0,45 persen) dibandingkan dengan produksi beras tahun 2020. (ach/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Gagal Panen Institut Pertanian Bogor Istana Negara Joko Widodo Ketahanan Pangan Krisis pangan Muhamad Mardiono Pengentasan Kemiskinan Presiden RI

Berita Lainnya

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Soroti Ancaman Hoaks dan AI: Segelintir Orang Bisa Ganggu Stabilitas Negara

8 April 2026
Label “Tembok Ratapan Solo” muncul di Google Maps pada rumah Jokowi.

Viral Tembok Ratapan Solo di Google Maps, Ini Penjelasan di Balik Label di Rumah Jokowi

16 Februari 2026
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Terima LHP BPK, Khofifah Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan dan Pendidikan Jawa Timur

27 Januari 2026
Addin Jauharudin, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, saat berpidato dalam Harlah GP Ansor ke-91 (foto: istimewa)

GP Ansor Dorong Kader Jadi Penggerak Ekonomi Daerah Lewat BUMA dan Ketahanan Pangan

13 Januari 2026
Presiden RI Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Ungkap Strategi Transformasi Bangsa, Indonesia Capai Swasembada Beras 2025

6 Januari 2026
Presiden RI Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Apresiasi Capaian 91 Emas Indonesia di SEA Games 2025

20 Desember 2025
Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau pasar murah

Pasar Murah Surabaya, Strategi Jitu Tekan Inflasi dan Dongkrak Ekonomi Warga

16 November 2025
Pupuk Kaltim pastikan stok 161.993 ton pupuk siap salur untuk musim tanam Oktober–Maret 2025 guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Stok Pupuk Aman, Pupuk Kaltim Siap Dukung Petani Hadapi Musim Tanam Oktober–Maret

26 Oktober 2025
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan reshuffle kabinet dan pembentukan kementerian baru di Kantor Presiden, Jakarta. Dalam kesempatan itu ia didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Lantik Lima Menteri Baru dan Bentuk Kementerian Haji

8 September 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.