Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Sport»Mehdi Taremi: Pemain Tak Ditekan Pemerintah Iran Akibat Insiden Lagu Kebangsaan

Mehdi Taremi: Pemain Tak Ditekan Pemerintah Iran Akibat Insiden Lagu Kebangsaan

Sport M. Fathur Rohman25 November 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mehdi Taremi saat bermain untuk Timnas Iran. (Foto; Instagram, @mehditaremiofficial9)

Jakarta (pilar.id) – Pada pertandingan pertama Grup B Piala Dunia Qatar 2022, para pemain Tim Nasional Iran melakukan aksi protes terhadap pemerintah mereka yang sedang menerima gelombang demonstrasi dari masyarakat.

Aksi protes dan dukungan kepada gerakan anti-pemerintah tersebut mereka lakukan dengan tidak menyanyikan lagu kebangsaan saat bertanding melawan Inggris, Senin (21/11/2022) beberapa hari lalu.

Usai insiden lagu kebangsaan tersebut, beredar rumor bahwa pemain Iran mendapatkan tekanan dari pemerintah negaranya sendiri. Namun, isu tersebut dibantah oleh striker Iran, Mehdi Taremi.

Pemain yang berkarir di FC Porto tersebut menegaskan bahwa ia dan para pemain Iran lainnya, tidak berada di bawah tekanan pemerintah akibat tidak mau menyanyikan lagu kebangsaan di pertandingan pertama Piala Dunia Qatar 2022.

Kondisi dalam negeri Iran memang sedang mengalami goncangan besar. Demonstrasi menentang pemerintah Iran terus menerus dilakukan oleh masyarakat di sana akibat pembunuhan terhadap perempuan muda, Mahsa Amini.

Mahsa Amini yang baru berusia 22 tahun sebelumnya ditangkap oleh kepolisian karena dianggap melanggar aturan berpakaian sesuai syariat islam. Belakangan, Amini ditemukan meninggal dunia saat masih berada dalam tahanan.

“Saya tidak suka membahas masalah politik tetapi kami tidak berada di bawah tekanan apa pun,” kata Taremi dalam konferensi pers menjelang pertandingan keduanya di Grup B melawan Wales hari ini, Jumat (25/11/2022).

Taremi juga menyatakan bahwa ia enggan menjawab pertanyaan terkait politik di konferensi pers jelang pertandingan. Ia lebih memilih bicara politik secara pribadi atau melalui media sosialnya sendiri alih-alih mewakili timnya.

Baca Juga  AS dan Israel Lancarkan Serangan Militer ke Iran, Ketegangan Timur Tengah Memuncak

Taremi juga menegaskan bahwa ia, bersama dengan para pemain Iran lain, datang ke Qatar untuk fokus bermain sepakbola dan menampilkan permainan terbaik di kompetisi terbesar dunia tersebut.

“Saya tahu pertanyaan semacam ini akan diajukan tetapi apa pun yang saya katakan, itu tidak masalah karena sejumlah orang akan menulis apa pun yang ingin mereka tulis. Jadi saya lebih suka membicarakan masalah politik secara pribadi atau di media sosial saya sendiri,” tambahnya.

Meski, Taremi juga tidak memungkiri bahwa pemain sepakbola memiliki kekuatan besar untuk bisa mengubah banyak hal. Termasuk kondisi politik dan sosial di masyarakat.

“Saya dan ribuan orang seperti saya memiliki kekuatan untuk mengubah banyak hal,” sambung dia.

Pelatih Iran Carlos Queiroz juga mengaku tidak percaya olahraga dan politik harus dicampuradukkan.

“Kami tidak ingin mencampuradukkan isu-isu semacam itu saat kami bermain sepak bola,” kata pelatih berpengalaman asal Portugal itu.

“Yang saya anggap aneh, sebagai warga dunia yang rendah hati, adalah Anda tidak mengajukan pertanyaan yang sama kepada pelatih lain dari tim nasional lain. Menurut saya ini tidak adil.”

Di sisi lain, mantan pemain timnas Iran bernama Voria Ghafouri pada Kamis (24/11/2022), ditangkap oleh pemerintah Iran karena mendukung protes dan demonstrasi yang ada di Iran saat ini.

Ghafouri yang pernah membela Iran sebanyak 28 kali hingga 2019, ditahan atas tuduhan menyebarkan propaganda melawan Iran.

Baca Juga  Gol Rashford dan Grealish Lengkapi Kemenangan Inggris 6-2 Atas Iran

Penangkapan pada Kamis tersebut, tidak hanya terjadi kepada Ghoufari. Menurut Kepala HAM PBB, Volker Turk setidaknya ada 14.000 orang, termasuk anak-anak, ditangkap atas protes tersebut. Enam diantaranya bahkan dijatuhi hukuman mati. (fat)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

demonstrasi Iran Iran lagu kebangsaan Mehdi Taremi

Berita Lainnya

Harga Bitcoin

Bitcoin Melejit Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Awal Reli Baru atau Sekadar Euforia Pasar?

10 April 2026
Selat Hormuz

Trump Tunda Serangan ke Iran Dua Pekan, Ketegangan Global Mereda Meski Sementara

8 April 2026
AS dan Israel melancarkan serangan militer ke Iran. Teheran membalas dengan rudal dan drone, memicu eskalasi besar di Timur Tengah.

AS dan Israel Lancarkan Serangan Militer ke Iran, Ketegangan Timur Tengah Memuncak

1 Maret 2026

Konflik AS-Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Ekonomi RI Terancam Tekanan Subsidi dan Krisis Fiskal

24 Juni 2025

Tim Voli Bhayangkara Presisi Raih Juara 3 di AVC Men’s Club Championship 2024 Iran

20 September 2024

Hasil Live Score Australia Vs Qatar, Negeri Kanguru Merajalela, Kejutan Iran ungguli Vietnam

7 Maret 2023

Hasil Live Score Timnas Vietnam Vs Iran Babak Pertama Piala Asia U20 Uzbekistan

7 Maret 2023

Hasil Ketat Timnas Vietnam Vs Iran, Australia Vs Qatar Piala Asia U20, Siapa Lolos Grup B?

7 Maret 2023

Gratis Legal, Link Live Streaming Vietnam Vs Iran Piala Asia U20 Sore Hari Ini, Siapa Lolos?

7 Maret 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.