Jakarta (pilar.id) – Hong Kong semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata ramah Muslim terkemuka di dunia setelah berhasil menempati peringkat kedua dalam kategori Muslim-friendly Destination of the Year (Non-OIC) pada ajang Halal in Travel Awards 2026. Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Halal in Travel Global Summit yang berlangsung di Singapura dan menjadi salah satu tolok ukur penting dalam industri wisata halal global.
Pencapaian terbaru ini menandai peningkatan posisi Hong Kong dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di peringkat ketiga. Hasil tersebut sekaligus mencerminkan upaya berkelanjutan pemerintah dan pelaku industri pariwisata Hong Kong dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih inklusif bagi wisatawan Muslim dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 yang diterbitkan oleh CrescentRating bersama Mastercard. Indeks ini menjadi salah satu referensi utama dalam mengukur kesiapan dan kualitas destinasi wisata dalam memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim dunia.
Selain naik ke posisi kedua destinasi ramah Muslim terbaik kategori negara dan wilayah Non-OIC, Hong Kong juga mempertahankan posisi teratas dalam kategori Muslim-friendly Accessible Travel Destination (Non-OIC). Kota tersebut juga kembali menempati posisi runner-up untuk kategori Muslim Women Friendly Travel Destination (Non-OIC), memperkuat reputasinya sebagai destinasi yang inklusif bagi berbagai segmen wisatawan Muslim.
Keberhasilan tersebut ditopang oleh semakin berkembangnya ekosistem wisata halal di Hong Kong. Saat ini, terdapat hampir 290 fasilitas ramah Muslim yang tersebar di berbagai wilayah kota. Fasilitas tersebut mencakup 222 restoran bersertifikasi halal dan restoran milik Muslim serta 61 hotel yang telah memperoleh sertifikasi dari CrescentRating.
Peningkatan jumlah fasilitas tersebut memungkinkan wisatawan Muslim menikmati perjalanan dengan lebih nyaman, mulai dari kebutuhan kuliner halal hingga akses terhadap fasilitas ibadah dan akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tidak hanya destinasi secara keseluruhan yang mendapat pengakuan, sejumlah pelaku industri pariwisata Hong Kong juga berhasil meraih penghargaan dalam Halal in Travel Awards 2026. Kai Tak Cruise Terminal dinobatkan sebagai Muslim-friendly Transport Hub of the Year, sementara Dorsett Tsuen Wan Hong Kong meraih penghargaan Muslim-friendly Hotel of the Year. Adapun Ocean Park Hong Kong berhasil memenangkan kategori Muslim-friendly Attraction of the Year.
Ketua Hong Kong Tourism Board (HKTB), Dr Peter Lam, menyebut penghargaan tersebut sebagai hasil kolaborasi erat antara pemerintah, HKTB, dan para pelaku industri pariwisata. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan kemajuan nyata Hong Kong dalam mengembangkan sektor wisata yang lebih ramah terhadap wisatawan Muslim.
Ia menjelaskan bahwa HKTB akan terus menjalankan strategi yang berfokus pada akreditasi, edukasi, dan promosi guna mendorong semakin banyaknya fasilitas serta pilihan kuliner ramah Muslim di Hong Kong. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat daya saing Hong Kong di pasar wisata halal global yang terus berkembang.
Selain meraih sejumlah penghargaan destinasi, Hong Kong juga mendapatkan pengakuan atas strategi pemasarannya. Kampanye “Jelajah Hong Kong” yang dijalankan HKTB berhasil memenangkan penghargaan Halal Travel Marketing Campaign of the Year berkat keberhasilannya menjangkau wisatawan Muslim melalui pendekatan komunikasi yang relevan dan informatif.
Kampanye tersebut mengangkat berbagai pengalaman wisata ramah Muslim yang tersedia di Hong Kong melalui konten perjalanan autentik, panduan destinasi, serta informasi praktis yang memudahkan wisatawan dalam merencanakan perjalanan. Di Indonesia, kampanye ini diperkuat melalui peluncuran Panduan Wisata Muslim “Jelajah Hong Kong” dalam Bahasa Indonesia dan kolaborasi dengan sejumlah kreator konten Muslim dari berbagai segmen, termasuk keluarga, gaya hidup, dan generasi muda.
Upaya tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap berbagai fasilitas ramah Muslim yang tersedia di Hong Kong sekaligus memperkenalkan pengalaman wisata yang lebih inklusif dan nyaman.
Wisatawan Muslim yang berkunjung ke Hong Kong kini memiliki lebih banyak pilihan aktivitas dan layanan yang mendukung kebutuhan mereka. Selain menikmati kuliner halal khas Kanton dan berbagai sajian internasional, wisatawan juga dapat mengunjungi destinasi populer yang telah dilengkapi fasilitas ramah Muslim.
Beberapa destinasi unggulan seperti Victoria Peak, kawasan budaya dan seni, pusat perbelanjaan modern, hingga Ocean Park Hong Kong menawarkan pengalaman wisata yang semakin nyaman bagi keluarga Muslim. Sementara itu, keberadaan Kai Tak Cruise Terminal yang memperoleh penghargaan internasional turut memperluas pilihan perjalanan bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman wisata kapal pesiar.
Dengan hampir 290 fasilitas ramah Muslim yang terus bertambah serta dukungan aktif dari pemerintah dan industri pariwisata, Hong Kong kini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan bagi wisatawan Muslim dunia. Tren positif tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan wisata halal telah menjadi bagian penting dalam strategi pengembangan pariwisata Hong Kong untuk menarik lebih banyak wisatawan dari Asia Tenggara maupun pasar global. (ret/hdl)







