Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Gaya Hidup»Teknologi»Jadi Movie Maker Jawara lewat Software Video Editor Gratis

Jadi Movie Maker Jawara lewat Software Video Editor Gratis

Teknologi Hendro D. Laksono23 April 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Bikin video sendiri terasa makin mudah. Selain dukungan pengambil gambar yang beragam, video editor yang ada juga bermacam-macam, baik berbayar atau yang gratis (foto: Hendro D. Laksono, pilar.id)

Jakarta (pilar.id) – Berhentilah menggunakan software bajakan. Bukan karena ini Ramadhan. Tapi penggunaan software bajakan tak hanya merugikan perusahaan yang bersusah payah merancang. Yapi juga piranti yang Anda miliki. PC, laptop, atau handphone.

Di dunia digital, pilihannya sejak dulu sama. Jika tidak mau membayar, ya, tidak mau, bukan tidak mampu, gunakan yang gratis. Misalnya untuk editing video. Jika Final Cut Pro atau Premiere Pro hanya melahirkan gagasan ‘ayo pakai bajakan’, maka berbeloklah ke software editing video yang gratis, meski memiliki keterbatasan.

Artinya, versi gratis tentu bersahabat dengan limitasi. Hasil final yang kita kerjakan tak selalu berpeluang mengundang decak kagum. Tapi please, apa itu tujuan sebenarnya?

Apple iMovie

Sayang, ini hanya bisa digunakan pengguna Mac. Karena produk ini jawaban paling konkret dari pertanyaan, “Ada nggak sih, barang bagus tapi gratis?”

Apple iMovie adalah software editing video terbaik yang pernah ada. Langsung digunakan di perangkat Apple, membuat film instan layaknya program pengeditan profesional. Cukup pilih media yang ingin digunakan, lalu biarkan keajaiban itu melakukan tugasnya. Menyorot rekaman terbaik, dan secara otomatis mengedit sisanya.

Tambahkan judul, musik, dan transisi. Kita juga bisa menggunakan salah satu dari 20 gaya berbeda untuk memberikan suar ekstra pada video. Memotong, crop, terasa mudah dengan alat tambahan. Manfaatkan storyboard, atau tunjukkan keahlian dengan video storytelling.

Secara umum, iMovie memiliki kelebihan ramah bagi pemula, fitur penyimpanan otomatis, dan personalisasi yang mudah. Sebaliknya, kekurangan, ya, hanya kompatibel dengan Mac OS. Dan satu lagi, bukan untuk pengguna tingkat lanjut.

DaVinci Resolve

Berbeda dengan iMovie yang memanjakan pemula, produk ini sebaliknya, terasa lebih bermanfaat untuk pengguna tingkat lanjut. Kompatibel dengan Linux, Mac, dan Windows,

Konon, inilah produk lanjutan yang disukai oleh Hollywood dan digunakan oleh penggemar grafis di seluruh dunia. Menggunakan empat bagian penting, pengeditan 8K profesional, efek visual, koreksi warna, dan penyempurnaan audio.

Mungkin pengguna pemula tidak terlalu nyaman dengan DaVinci Resolve. Karena sejak awal, ia fokus pada pasca produksi kelas atas. Ada pemrosesan gambar YRGB float 32-bit untuk kejernihan terbaik, hingga penyempurnaan audio yang canggih. User porduk ini dapat bekerja hingga 60 frame per detik dengan opsi untuk menghasilkan file resolusi SD, HD, atau Ultra HD pilihan.

Koreksi sekunder tak terbatas disediakan dengan alat untuk penilaian warna utama HDR. Satu lagi, user juga mendapat akses ke Fusion, ruang kerja 3D yang dirancang untuk meningkatkan kualitas film. Di sini ada lebih dari 250 tool untuk membantu mengubah video dari vektor bahkan partikel 3D.

Jadi, kelebihannya jelas. Pertama adalah koreksi warna yang fantastis. Kedua, jika ada kesulitan, manfaatkan komunitas pengguna yang terbilang aktif. Poin terakhir adalah kompatibilitas.

Kekurangannya, produk ini butuh space besar, bukan untuk pemula, dan terakhir, beberap user mengaku jika mereka terpaksa melakukan penyesuaian ulang untuk file dari Final Cut.

VSDC

Kompatibilitas sotware ini hanya untuk Windows. Meski demikian, VSDC Free Video Editor adalah rangkaian pengeditan video lengkap dengan beberapa tambahan untuk menyempurnakan video. Ada alat untuk membantu mengedit dan meningkatkan audio. Bisa juga memanfaatkan voice over dengan tangkapan layar yang tersedia.

Alat kunci Chroma menghilangkan latar belakang hijau, ditambah ada sejumlah tambahan seperti filter dan efek lain untuk membuat video terasa menonjol.

Alat lain yang bisa digunakan adalah koreksi warna, pengeditan video 360, dan masih banyak lagi, termasuk fitur pengeditan tambahan, seperti efek gambar-dalam-gambar dan layar terpisah.

VSDC juga menawarkan aksesibilitas yang fantastis, dengan persyaratan sistem minimum yang sesuai dengan PC yang lebih tua sekalipun. Di antara Chroma Key, resolusi yang ditingkatkan, dan akselerasi perangkat keras,

Kelebihan, ini produk dengan suguhan paket gratis, support berbagai format media, dan opsi pengeditan lanjutan. Kebalikannya, VSDC terasa berat bagi pemula. Kelemahan lain, pustaka media terbatas.

Lightworks

Kompatibilitas untuk Linux, Mac, dan Windows. Aplikasi gratis ini menyediakan tutorial instan dan dukungan pelanggan yang sangat baik. Untuk mendapat inspirasi, kita bisa ngintip tutorial dua menit dari editor LWKS. Percayalah, meski dua menit, ada tips eksklusif yang harusnya mempermudah proses editing hingga sukses.

Ada juga wawasan blog dan pengeditan, serta file proxy yang dioptimalkan dari tiga jenis media, yakni media HD, 4K, dan 8K. Fitur Simpan Otomatis jadi kekuatan ekstra bagi Lightworks. Kita juga diberi keleluasaan untuk berbagi proyek dengan menggunakan cloud penyimpanan, mencari, hingga mengelola semua klip.

Ya, user interface Lightworks memang sangat sederhana. Terkesan ramah, meski di balik itu memiliki banyak kemudahan untuk pengeditan video.

Kelebihan, gratis. Ramah bagi pemula, dan sederhana. Tentu, kekurangannya adalah tidak ideal untuk pengguna tingkat lanjut, karena fitur terbatas. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Apple iMovie DaVinci Resolve Lightworks software bajakan video editor gratis VSDC
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.