Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar
  • Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes
  • Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP
  • Anatomi Sovereign Default: Lima Indikator Utama dan Dampak Runtuhnya Trias Politika pada Kebangkrutan Negara
  • Perkuat Budaya Layanan, BNI Adopsi Program CX100 Danantara demi Pengalaman Nasabah Global
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Feature»85 Tahun Soesilo Toer: Cara Melawan dengan ‘Eksploitasi’ Diri Sendiri

85 Tahun Soesilo Toer: Cara Melawan dengan ‘Eksploitasi’ Diri Sendiri

Feature Titik Kartitiani23 Februari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Soesilo Toer ketika menjawab pertanyaan peserta diskusi bertema Keluarga Penulis. (foto: Titik Kartitiani, pilar.id)

Tulungagung (pilar.id) – Acara sederhana dan spontan merupakan kejutan yang membuat Soesilo Toer, adik Pramoedya Ananta Toer berkaca-kaca. Sebuah tumpeng nasi kuning persembahan dari Tualang Buku, menandai 85 tahun usia Soes, di Tulungagung, Jawa Timur.

Pemotongan tumpeng ini mengawali bincang bertema Keluarga Penulis yang diadakan oleh Tualang Buku. Tualang Buku merupakan acara bincang buku yang digagas oleh Iwan Kurniawan sejak 5 tahun silam. Acaranya dari kedai ke kedai hingga akhirnya kini punya tempat di Kakofoni, sebuah kedai kopi yang ia kelola di Tulungagung Jawa Timur.

“Saya sudah lupa dengan ulang tahun saya, kok di sini ada yang ingat. Terima kasih. Jangan heran, kalau saya memang cengeng, seperti Pram,” kata Soes, Kamis (17/2/2022) lalu.

Mata yang berkaca-kaca, mata yang menangis, tidak selalu menunjukkan kelemahan. Jika Rusdi Mathari, penulis dan wartawan pernah mengatakan bahwa laki-laki tidak menangis namun hatinya berdarah, Soes mengalami keduanya. Ia (mudah) menangis, ia juga menyimpan hatinya yang berdarah karena terluka oleh ketidakadilan.

Pemotongan tumpeng oleh Iwan Kurniawan (pendiri Tualang Buku) untuk Soesilo Toer. (foto: Titik Kartitiani, pilar.id)

Luka itu yang mengajarinya untuk melawan dengan cara-cara kesufian Samin. Seorang tokoh besar dari Blora, Samin Soerosentiko yang melawan Belanda dengan cara ahimsa, tanpa kekerasan. Ada banyak cara perlawan Samin, yang kesemuanya tanpa kekerasan. Salah satunya dengan pura-pura menjadi bodoh yang sungguh memusingkan Belanda.

Soes, meski tak langsung menyebut bahwa perlawanan yang ia lakukan sebagaimana Samin melawan, namun pilihan hidupnya menunjukkan demikian. Keseharian Soes yang memilih menjadi pemulung meski ia mengantongi 4 ijazah sarjana hingga jadi Doktor dari Uni Soviet (kini Rusia).

“Saya memilih pekerjaan yang tidak memerlukan ijazah. Di sana saya menemukan kebebasan. Kebebasan itulah ciri menjadi manusia. Anda belum manusia kalau belum bebas,” katanya dengan nada tegas dan sepasang mata yang berkilat-kilat. Mata yang menyalakan hidup, tak pernah redup, 85 tahun lamannya.

Baca Juga  Pengaduan Konsumen 2021 Naik 10 Kali Lipat, Paling Banyak Terjadi di Sektor Ini

Memilih Hidup, Memilih Kebebasan

Pilihan menjadi pemulung merupakan pilihan besar yang sudah banyak ditulis oleh media. Namun dalam kesehariannya, banyak tindakan perlawanan yang ia lakukan melalui hal kecil dan bisa jadi tampak konyol. Misalnya ketika ia rela menempuh ujian SIM berkali-kali hanya demi untuk mengritik bahwa ujian SIM harus diperbaiki.

Pantomim oleh Faried Muhammad yang mengisahkan perjalanan Pram. (foto: Titik Kartitiani, pilar.id)

“Nanti saya datang lagi ke kantor polisi. Saya bayar lagi sesuai tarif ujian lalu saya mengerjakan soal lagi. Dan tentu saja saya akan banyak salah, tidak lulu lagi,” katanya.

Untuk apa menyulitkan diri? Mungkin pertanyaan itu yang terlontar bagi sebagian besar orang yang targetnya adalah hasil. Namun bagi Soes, ada hal yang lebih penting dari hasil yaitu proses. Hasil menjadi tidak penting lagi.

Soesilo Toer adalah anak ke-7 dari pasangan Mastoer dan Siri Saidah yang lahir pada 17 Februari 1937 di Blora, dan kini kembali ke Blora. Ia mengantongi ijazah master dari Universitas Patrice Lumumba dan doktor di Institut Plekhanov, keduanya di Moskow, Uni Soviet (Rusia). Pernah menjadi tahanan zaman Orba tanpa pembuktian atas kesalahannya.

“Saat itu saya ditahan sebenarnya bukan karena politik tapi karena masalah paspor yang telat,” katanya. Melihat latar belakang pergerakan Soes dan nama Toer yang identik dengan Pram, telat paspor tentu menjadi masalah yang tak lagi ringan.

Tak berhenti sampai di sana. Ia pernah hidup serabutan di Jakarta dan Bekasi hingga warungnya digusur pada tahun 200. Sejak itu ia memilih kembali ke Blora.

“Kalau ditanya, kenapa saya balik ke Blora? Akar saya di sana. Bukan di luar negeri,” katanya mantap. Pun sama tegasnya ketika ditanya alasan menjadi pemulung. “Pekerjaan yang tak perlu memerlukan ijazah ketika ijazah saya semua ditolak,” jelasnya dengan nada tegas.

Baca Juga  Personel KN Tanjung Datu-301 Berikan Layanan Kesehatan untuk Warga Natuna
Sam Oemar membacakan puisi karyanya yang ditulis di lokasi tentang pilihan hidup Soesilo Toer. (foto: Titik Kartitiani, pilar.id)

Bila pemulung adalah pekerjaan yang tak memerlukan ijazah dan pemikiran, namun Soes tak berhenti berpikir. Belasan buku ditulisnya dan akan terus menulis. Buku tentang Pram dari sisi-sisi terdalam sebab Soes melihatnya dari dalam, novel, hingga buah pikirnya sebagai doktor pun tertuang dalam Republik Jalan Ketiga. Buku ini ditulis ulang dari disertasi berisi kritik tentang marxisme-leninisme sekaligus kapitalisme dengan mengajukan alternatif ketiga yaitu kearifan lokal.

Kritik ini sempat dituduh menyontek buku The Third Way (jalan Ketiga) Antony Giddens. Namun dilihat dari tahun saja, tuduhan itu sudah gugur. Disertasi Soes ditulis pada tahun 1967 sedangkan buku Giddens ditulis pada tahun 1990-an dan diterjemahkan pada tahun 2000-an.

Selain itu, melihat isinya sangat berbeda. Buku Giddens memaparkan kondisi masing-masing sistem dan melihatnya dari sudut pandang sospol. Sementara Soes menggunakan sudut pandang ekonomi dan menawarkan alternatif jalan ketiga yaitu kearifan lokal.

“Kapitalisme dan komunisme itu sebenarnya sama, sama-sama eksploitatif. Kapitalisme mengeksploitasi orang lain, kalau komunisme mengeksplotasi diri sendiri,” katanya sambil bertawa.

Menurutnya, semua paham itu harus dipelajari meski tak selalu harus diterapkan. Mempelajari membuat kita memahami. Hal itulah yang menjadi semangat Pataba, perpustakaan sekaligus penerbit untuk menerbitkan kembali pemikiran Soes tersebut beserta pemikiran-pemikiran lainnya. Disertasinya terbit dalam buku berjudul Republik Jalan Ketiga, Pataba Press (2020). Pun pemikirannya tentang Samin terbit sebagai novel dengan judul Dunia Samin, Pataba Press (2021). Sama seperti semangat Pram, bahwa menulis adalah bekerja untuk keabadian.

Selamat ulang tahun, Pak Soes! Karyamu abadi bagi anak negeri (tik/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
headline Keluarga Penulis Pramoedya Ananta Toer Soesilo Toer Tualang Buku

Berita Lainnya

Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Sebanyak 64 persen eksportir Asia Pasifik belum siap menghadapi aturan e-filing AS. FedEx memperkuat dukungan kepatuhan bagi pelaku usaha termasuk Indonesia.

64 Persen Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Aturan Baru AS, FedEx Perkuat Dukungan untuk Indonesia

29 Juni 2026
Bank Mandiri

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026, Kredit dan Aset Tumbuh Dua Digit

26 Juni 2026
Hi-Tech Mall bakal meluncur dengan wajah baru. Kali ini sebagai pusat industri kreatif, UMKM, komunitas, dan anak muda.

Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Soft Launching 5 Juli 2026, Disulap Jadi Pusat Industri Kreatif

24 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta meraih Anugerah Daerah Terbaik 2026 setelah berhasil menuntaskan 98 persen laporan warga melalui sistem CRM.

Pemprov DKI Jakarta Raih Anugerah Tata Kelola Responsif 2026, Tuntaskan 98 Persen Aduan Warga

24 Juni 2026
Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia

AirAsia Beri Diskon Tiket hingga 20 Persen untuk Rute Internasional, Berlaku hingga Maret 2027

23 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Sebanyak 64 persen eksportir Asia Pasifik belum siap menghadapi aturan e-filing AS. FedEx memperkuat dukungan kepatuhan bagi pelaku usaha termasuk Indonesia.

64 Persen Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Aturan Baru AS, FedEx Perkuat Dukungan untuk Indonesia

29 Juni 2026
Berita Lainnya
POP MART melebarkan sayap ke Indonesia Timur dengan membuka gerai baru di TSM Makassar, lengkap dengan instalasi balon CRYBABY raksasa di Pantai Losari.

Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar

2 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.