Jakarta (pilar.id) – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menekankan pentingnya peningkatan alat utama sistem senjata (Alutsista) dan kesejahteraan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga kedaulatan bangsa. Hal ini disampaikannya usai pertemuan dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Jakarta pada Selasa (30/4/2024).
Bamsoet mengatakan bahwa TNI harus senantiasa memperbaharui dan memodernisasi Alutsista guna menghadapi berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara. Sebagai negara berdaulat, Indonesia perlu memiliki kemampuan militer yang tangguh dan profesional.
“Dalam menjalankan tugasnya, TNI harus terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan, termasuk dalam memperkuat Alutsista. Hal ini sesuai dengan amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” ujar Bamsoet.
Menurut Bamsoet, TNI saat ini sedang memasuki tahap akhir penyelesaian Minimum Essential Force (MEF), di mana diharapkan kebutuhan Alutsista masing-masing matra TNI bisa terpenuhi pada tahun ini.
“Diperlukan pemenuhan Alutsista seperti senjata ringan, meriam, roket, rudal, kendaraan tempur, pesawat terbang, kapal perang, kapal selam, radar, peluru kendali, dan penangkis serangan udara,” jelas Bamsoet.
Selain peningkatan Alutsista, Bamsoet juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan prajurit TNI, terutama dalam kepemilikan rumah. Menurutnya, prajurit TNI perlu memiliki rumah sendiri agar tidak bingung saat purna tugas nanti.
“Kesejahteraan prajurit TNI juga terkait dengan kepemilikan rumah. Mereka perlu memiliki rumah sendiri agar tidak mengalami kesulitan saat purna tugas. Selain itu, perlu peningkatan tunjangan kinerja dan uang lauk pauk bagi prajurit TNI,” tambahnya.
Bamsoet menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan prajurit TNI harus menjadi prioritas pemerintah sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Dalam menjalankan tugasnya, para prajurit TNI rela mengorbankan nyawa untuk mempertahankan kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, peningkatan kesejahteraan mereka harus terus ditingkatkan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya,” tutup Bamsoet. (usm/ted)










