Denpasar (pilar.id) – Seorang warga negara asing (WNA) mengamuk dan menaiki kap mobil di Jalan Pulau Tarakan, Denpasar, membuat keramaian dan kemacetan di area tersebut. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, mengonfirmasi kejadian yang menjadi viral di media sosial ini.
Peristiwa ini terjadi saat Aiptu Made Murdana, personel Babinkamtibmas Desa Pamecutan Kelod, sedang melintas di lokasi dan melihat keramaian yang mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Aiptu Murdana juga mendengar teriakan yang menyebutkan adanya seorang WNA yang mengamuk dan menaiki kap mobil yang sedang melintas.
Setelah mendekati tempat kejadian, Aiptu Murdana mendapati seorang WNA yang mengamuk. Beberapa petugas keamanan dan warga setempat berusaha mengamankan WNA tersebut. Aiptu Murdana segera membantu proses pengamanan hingga akhirnya WNA tersebut terpaksa diborgol di tangan dan kakinya karena tidak dapat dikendalikan.
Menurut keterangan petugas keamanan yang turut membantu, WNA tersebut sedang menjalani perawatan di RSUP Prof. Ngoerah Sanglah di bangsal Anggrek karena mengalami gangguan jiwa dan melarikan diri dengan merusak terali bangsal.
WNA yang diketahui bernama PDE asal Amerika Serikat tersebut akhirnya dijemput oleh mobil ambulans dan dibawa kembali ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga, petugas keamanan RSUP Sanglah, dan Babinkamtibmas Pamecutan Kelod, Aiptu Made Murdana, atas kerjasamanya dalam mengamankan WNA tersebut sehingga tidak menimbulkan korban,” ujar Kombes Jansen. (usm/hdl)










