Jakarta (pilar.id) – PT Hutama Karya (Persero) terus memperpanjang Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) hingga mencapai 614 km per Juni 2024. Mengingat pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol yang semakin panjang ini, Hutama Karya menggalakkan kembali kampanye keselamatan berkendara SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) yang dimulai sejak 2019.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menegaskan bahwa kampanye ini diperluas agar mencakup semua golongan kendaraan, termasuk supir travel, supir truk, dan komunitas mobil antar daerah. “Keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama, sehingga edukasi dan sosialisasi harus terus kami lakukan,” ujarnya.
Kampanye SETUJU mencakup berbagai inisiatif seperti Operasi Microsleep, Operasi Simpatik, dan Edukasi Safety Riding dengan menggandeng Rifat Sungkar sebagai Key Opinion Leader (KOL). Informasi disebarluaskan melalui video kampanye, akun resmi @HutamaKaryaTollRoad, siaran pers, spanduk, VMS, dan radio lokal.
Hingga pertengahan 2024, kampanye ini menunjukkan hasil signifikan dengan 12 aksi Operasi Microsleep yang memonitor sekitar 700 pengemudi dan edukasi keselamatan berkendara. Selain itu, sekitar 730 snack dan kopi dibagikan melalui Operasi Simpatik untuk mengantisipasi kecelakaan akibat mengantuk. Kampanye juga mencakup 28 Operasi Over Dimension Overload (ODOL) dengan memeriksa dan menimbang 802 kendaraan.
“Kami mencatat penurunan kecelakaan sekitar 30% (YoY) di seluruh Jalan Tol Hutama Karya. Pesan keselamatan kami harap diterima oleh pengguna jalan dari berbagai kalangan,” kata Adjib.
Strategi kampanye untuk sisa tahun 2024 termasuk meningkatkan frekuensi Operasi Microsleep, kolaborasi dengan KOL nasional dan lokal, serta memperkuat konten edukatif di media sosial. Kampanye SETUJU terdiri dari lima poin utama: keselamatan nomor satu, kondisi kendaraan prima, tidak ngebut, istirahat jika lelah, dan zero ODOL.
“Jika pengguna jalan mengikuti lima poin kampanye SETUJU, perjalanan akan lebih aman dan nyaman serta mengurangi kemungkinan kecelakaan,” tutup Adjib Al Hakim.
Hutama Karya menghimbau pengguna jalan untuk mematuhi tata tertib dengan kecepatan minimum 60 km/jam dan maksimum 100 km/jam, tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat. (ret/hdl)









