Surabaya (pilar.id)- Dalam rangka menyambut Muktamar NU ke 34 serta Haul Gusdur ke 12. Pelukis Nabila Dewi Gayatri menggelar pameran tunggalnya di Gedung Utama Balai Pemuda, Surabaya yang resmi dibuka pada Senin (13/12/2021) dan akan berlanjut hingga 17 Desember 2021.
Dalam pameran tunggal keempatnya ini. Nabila, menghadirkan 31 lukisan yang terdiri dari 29 lukisan akrilik dan 2 lainnya menggunakan pensil.
“Ternyata melukis dengan pensil lebih sulit, njelimet dan detail ketimbang menulis dengan akrilik,” ceritanya saat diwawancarai pilar.id
Karya-karya yang dipajang merupakan kumpulan dari karya lukisnya selama dirinya melukis salah satu tokoh NU ini. “Pameran lukisan bertema Gusdur ini, merupakan pameran ke dua saya,” ucap wanita kelahiran Gresik ini.
Dirinya juga menyebut, dari sekian lukisannya, ada satu yang paling berkesan yaitu lukisan berjudul Jimat NU. Lukisan tersebut menggambarkan tiga tokoh NU, yaitu KH Hasyim Asy’ari, Gusdur dan Abdul Wahid Hasyim. Namun lukisan tersebut tak sempat ada di pameran
“Lukisan tersebut lolos di kompetisi undangan terbuka dan dipamerkan di pendopo Artspace, lalu di ambil panitia Muktamar NU untuk dipamerkan di Lampung,” jelasnya.
Adanya pameran ini, Nabila berharap agar masyarakat dapat mengapresiasi karyanya dan mengenal sosok Gusdur yang mengayomi semua kalangan baik agama, kepercayaan dan etnis
“Karena Gusdur itu sosok yang baik, pemikirannya masih relevan sampai saat ini. Maka dari itu saya hanya bisa berkontribusi dengan melukis dirinya. Agar masyarakat tahu tentang kebaikan Gusdur,” pungkas Nabila. (jel)


