Jakarta (pilar.id) – Film Romeo Must Die, yang dirilis pada 24 Maret 2000 oleh Warner Bros. Pictures, menjadi debut penyutradaraan Andrzej Bartkowiak dan menampilkan koreografi laga dari Corey Yuen. Film ini dibintangi oleh Jet Li, Aaliyah (dalam debut filmnya), Isaiah Washington, Russell Wong, DMX, dan Delroy Lindo.
Mengangkat kisah yang terinspirasi dari Romeo and Juliet karya William Shakespeare, film ini memindahkan latar ke Oakland masa kini, dengan konflik antara geng Afrika-Amerika dan Tionghoa-Amerika. Romeo Must Die menjadi satu-satunya film Aaliyah yang dirilis semasa hidupnya sebelum ia meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat pada 25 Agustus 2001.
Produser Joel Silver, yang frustrasi dengan kurangnya inovasi film aksi Hollywood, membangun film ini dengan konsep film laga Hong Kong. Jet Li, yang sebelumnya sukses lewat Lethal Weapon 4, dipilih sebagai pemeran utama, sementara Aaliyah juga menyanyikan lagu tema “Try Again” yang sukses menduduki puncak Billboard Hot 100 di Amerika Serikat.
Dibuat dengan anggaran produksi 25 juta Dollar AS, Romeo Must Die berhasil meraih pendapatan sebesar 91 juta Dollar AS secara global. Meski mendapat ulasan beragam dari kritikus, film ini menjadi titik balik karier Jet Li dan Aaliyah di industri film Hollywood.
Alur Cerita Film ini mengisahkan Han Sing, mantan polisi yang melarikan diri dari penjara di Hong Kong setelah mengetahui kematian adiknya, Po Sing, di Oakland. Ayah mereka, Ch’u Sing, adalah bos Triad yang tengah bekerja sama dengan Isaak O’Day, seorang pengembang real estate dan pemimpin geng Afrika-Amerika. Kedua pihak berusaha menguasai properti sepanjang tepi laut untuk dijual kepada Vincent Roth, pengusaha yang berencana membangun stadion NFL baru.
Han bertemu Trish, putri Isaak, dan bersama-sama mereka mengungkap konspirasi di balik pembunuhan Po dan konflik antara geng. Ketegangan meningkat ketika diketahui bahwa Mac, tangan kanan Isaak, berperan besar dalam manipulasi dan pembunuhan, termasuk membunuh Colin, anak Isaak.
Dalam klimaks cerita, Han berhasil mengungkap kebenaran dan membalas kematian adiknya. Ch’u akhirnya bunuh diri setelah Han menolak membunuhnya, dan film ditutup dengan Han dan Trish yang meninggalkan tempat kejadian bersama. (ret/hdl)










