
Jakarta (pilar.id) – Setelah vakum selama tiga tahun dari pasar smartphone Indonesia, Advan akhirnya resmi merilis ponsel terbarunya, Advan X1, pada hari ini, 4 Juni 2025.
Kehadiran Advan X1 menandai kembalinya brand lokal ini ke industri ponsel pintar Tanah Air, menyasar segmen mid-range dengan spesifikasi yang cukup kompetitif.
Ponsel terbaru ini dipasarkan sebagai HP gaming terjangkau, menjadi suksesor dari Advan GX yang diluncurkan pada 2021. Advan X1 dibekali chipset MediaTek Helio G100, prosesor 4G kelas menengah yang disebut-sebut memiliki performa setara dengan Helio G99. Chipset ini menjanjikan performa yang optimal untuk gaming dan multitasking.
Dari sisi layar, Advan X1 hadir dengan refresh rate 120Hz yang memberikan pengalaman visual lebih mulus, terutama saat bermain game maupun melakukan scroll media sosial. Fitur ini menjadi nilai jual yang cukup menarik di kelasnya, mengingat belum banyak ponsel mid-range lokal yang menawarkan layar dengan refresh rate tinggi.
Untuk sektor fotografi, Advan X1 mengandalkan sensor Sony IMX782 beresolusi 64 MP, yang menjanjikan hasil jepretan lebih jernih dan detail. Hal ini menunjukkan bahwa Advan tak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada kualitas kamera yang kian menjadi pertimbangan utama konsumen.
Peluncuran Advan X1 sendiri sudah lama dinantikan. Sejak awal 2025, Advan telah memberikan sinyal untuk kembali ke pasar smartphone, dengan menyebutkan rencana peluncuran ponsel baru di semester pertama tahun ini.
Terakhir kali Advan merilis smartphone adalah Advan Nasa Pro pada 2022, sebelum akhirnya lebih fokus pada lini tablet seperti Advan Tab Sketsa 3, XTab, Tab VX Neo, dan Tab A10 dalam kurun 2023–2024.
Advan X1 juga telah mengantongi sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), menandakan bahwa perangkat ini sudah siap bersaing secara resmi di pasar domestik.
Dengan spesifikasi menarik dan harga yang diperkirakan tetap terjangkau, Advan X1 diharapkan mampu merebut kembali perhatian konsumen lokal dan bersaing dengan brand global di segmen mid-range. (ret/hdl)








