Philadelphia (pilar.id) – Klub raksasa Inggris Manchester City akan memulai langkahnya di Grup G Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 dengan menghadapi Wydad AC, tim asal Maroko, pada Rabu, 18 Juni 2025 pukul 23.00 WIB.
Pertandingan digelar di Lincoln Financial Field, Philadelphia, dan akan menjadi panggung awal bagi sang juara bertahan untuk memburu gelar kedua dalam sejarah kompetisi ini.
Manchester City datang ke turnamen dengan misi pemulihan usai musim 2024–25 yang mengecewakan, di mana mereka kehilangan gelar Premier League, tersingkir di Liga Champions, dan kalah di final FA Cup.
Meskipun demikian, skuad asuhan Pep Guardiola membawa optimisme baru berkat kehadiran empat pemain anyar: Rayan Cherki, Rayan Aït-Nouri, Tijjani Reijnders, dan kiper cadangan Marcus Bettinelli.
Dengan sejumlah pemain utama seperti Kevin De Bruyne dan Mateo Kovacic absen, rotasi kemungkinan besar akan dilakukan Guardiola. Namun, kekuatan City tetap dianggap lebih dari cukup untuk menghadapi Wydad AC.
Sementara itu, Wydad AC datang dengan pengalaman tampil di edisi sebelumnya, namun performa mereka dalam dua musim terakhir cukup mengecewakan.
Klub asal Maroko ini lolos ke turnamen berkat gelar Liga Champions CAF 2021–22, namun finis ketiga di liga domestik musim lalu dan gagal melaju dari fase grup Liga Champions Afrika 2023–24.
Prediksi Line-up dan Peluang
Manchester City:
Ederson; Lewis, Khusanov, Gvardiol, Aït-Nouri; Reijnders, Gonzalez; Cherki, Foden, Doku; Haaland
Wydad AC:
El Motie; Moufi, Meijers, Harkass, Boucheta; Malsa, Moubarik; Amrabat, Arthur, Rayhi; Obeng
Kemenangan tampaknya jadi target mutlak bagi Manchester City, meski Guardiola mungkin menurunkan kombinasi pemain muda dan senior.
Di sisi lain, Wydad yang kini diperkuat veteran Nordin Amrabat dan pencetak gol terbanyak musim lalu Mohamed Rayhi akan berusaha memberi perlawanan terbaik.
Dengan pertandingan melawan Juventus delapan hari kemudian, City akan berupaya mengamankan kemenangan cepat untuk menjaga stamina dan strategi jangka panjang di turnamen.
Laga ini menjadi sorotan tidak hanya karena status Manchester City sebagai juara bertahan, tetapi juga sebagai ajang pembuktian pasca musim sulit. Sementara Wydad AC akan berusaha menulis cerita kejutan. Meski bisa jadi, ini proses yang sangat sulit. (wid/hdl)










