Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Dokter Forensik: Juliana Marins Meninggal karena Benturan Keras, bukan Hipotermia

Dokter Forensik: Juliana Marins Meninggal karena Benturan Keras, bukan Hipotermia

Peristiwa Ahmad Zulfikar27 Juni 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ida Bagus Putu Alit, Dokter Spesialis Forensik RS Bali Mandara
Ida Bagus Putu Alit, Dokter Spesialis Forensik RS Bali Mandara

Denpasar (pilar.id) – Dokter forensik Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) mengungkap hasil autopsi terhadap jenazah Juliana, warga negara Brasil, yang ditemukan meninggal setelah terjatuh saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 21 Juni 2025 lalu.

Dokter Spesialis Forensik RSBM, Ida Bagus Putu Alit, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan luka-luka serius di tubuh korban, dengan dominasi luka lecet geser yang disebabkan oleh benturan keras. Luka tersebut terjadi akibat terjatuh di Cemara Nunggal, jalur menuju puncak Gunung Rinjani.

Menurut Dokter Alit, penyebab kematian Juliana adalah benturan keras yang mengakibatkan kerusakan pada beberapa bagian tubuh korban.

Selain luka akibat benturan, ditemukan juga patah tulang pada bagian dada, tulang belakang, punggung, dan paha. Luka paling parah terdapat pada bagian punggung.

“Kerusakan organ dalam dan pendarahan terjadi akibat patah tulang ini. Luka yang sangat serius di punggung menjadi penyebab utama kematian,” ujar Alit dalam keterangannya, Jumat (27/6) di Denpasar.

Dokter Alit juga menyebutkan bahwa meskipun ada luka di kepala korban, luka tersebut tidak menyebabkan herniasi otak. Selain itu, luka di dada dan perut menyebabkan pendarahan yang cukup banyak, namun tidak ada organ yang mengkerut. Pendarahan terbesar terjadi di rongga dada.

Berdasarkan pemeriksaan medis, Alit menyimpulkan bahwa kematian Juliana terjadi dalam jangka waktu yang sangat singkat setelah luka-luka tersebut terjadi. “Kami tidak menemukan bukti bahwa kematian itu terjadi dalam waktu yang lama setelah luka terjadi,” jelasnya.

Baca Juga  Karhutla di Kaki Gunung Rinjani Hanguskan 95 Hektar Lahan

Hipotermia Masih Belum Dikonfirmasi

Terkait dugaan bahwa Juliana meninggal karena hipotermia, Dokter Alit menyatakan bahwa pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut.

Penyebab utama yang ditemukan adalah benturan. Alit juga mengungkapkan bahwa jenazah Juliana telah dimasukkan ke dalam freezer sebelum proses autopsi, sehingga kondisi tubuh sudah dimanipulasi, yang menyulitkan untuk memastikan adanya tanda-tanda hipotermia.

“Penyebab kematian sementara adalah patah tulang dan kerusakan organ dalam. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi untuk memastikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Pemeriksaan luar jenazah Juliana dilakukan pada Kamis malam (26/5/2025) sekitar pukul 22.05 Wita. Setelah pemeriksaan luar selesai, dilakukan autopsi untuk mengidentifikasi penyebab pasti kematian.

Meskipun penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan secara keseluruhan, berdasarkan autopsi sementara, dapat disimpulkan bahwa Juliana meninggal akibat benturan yang mengakibatkan kerusakan serius pada tubuhnya.

Pihak forensik masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai faktor lain yang mungkin berkontribusi pada kematian tersebut. (mad/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Gunung rinjani Juliana Marins

Berita Lainnya

Image default untuk peristiwa duka

Turis Brasil Juliana Marins Ditemukan Meninggal Usai Terjatuh di Jurang Gunung Rinjani

25 Juni 2025
Karhutla di Kaki Gunung Rinjani Hanguskan 95 Hektar Lahan

Karhutla di Kaki Gunung Rinjani Hanguskan 95 Hektar Lahan

3 November 2023
Salah satu area perkemahan di Gunung Rinjani, Lombok. (Foto: Koes Nadi, unsplash)

Pendaki Gunung Rinjani Meninggal karena Penyakit Asma Kambuh

25 April 2023
Salah satu area perkemahan di Gunung Rinjani, Lombok. (Foto: Koes Nadi, unsplash)

Mulai Januari Hingga Maret 2023, KLHK Tutup Jalur Pendakian Gunung Rinjani

27 Desember 2022

Berikut 6 Wisata Alam Indonesia yang Wajib Dikunjungi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

31 Agustus 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.