Rio de Janeiro (pilar.id) — Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Brasil dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS disambut antusias oleh warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Negeri Samba. Kedatangan Prabowo di Rio de Janeiro, setelah Indonesia resmi menjadi anggota BRICS, membawa harapan baru bagi peran Indonesia di panggung dunia.
Salah satu WNI, Rani, mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali menyambut sang pemimpin nasional. “Pasti kami senang, senang banget. Mau ketemu Bapak lagi karena tahun lalu sempat menyambut juga di Rio, tapi di tempat yang berbeda,” ujarnya dengan semangat.
Bergabungnya Indonesia dalam kelompok ekonomi besar BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) bukan hanya dipandang sebagai langkah strategis diplomasi internasional, tetapi juga simbol dari meningkatnya posisi Indonesia dalam tatanan global.
“Kita kan baru masuk Indonesia ya. Semoga kita bisa menjadi anggota yang bisa menyumbangkan berbagai macam hal-hal baik bagi Indonesia dan anggota BRICS yang lain,” lanjut Rani.
Harapan pun tertuju kepada Presiden Prabowo agar dapat membawa kemajuan signifikan bagi Tanah Air. “Semoga tentunya Bapak Presiden ke depan bisa membawa Indonesia lebih maju lagi,” tambahnya.
Persiapan penyambutan dilakukan secara sukarela oleh komunitas diaspora Indonesia di Brasil. Banyak dari mereka bahkan telah datang sejak pagi hari, menandakan antusiasme tinggi dalam menyambut kepala negara.
“Kita sudah datang beberapa hari yang lalu, dan tadi kita di sini sudah dari jam enam, jadi semangat sih,” ujar salah satu WNI lainnya sambil tersenyum.
Selain menyambut kunjungan Presiden, warga diaspora juga berharap keanggotaan Indonesia di BRICS dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan budaya.
Langkah Indonesia menjadi anggota BRICS dinilai sebagai babak baru yang menjanjikan. Bagi diaspora Indonesia di luar negeri, ini bukan sekadar pencapaian diplomatik, melainkan simbol dari naiknya pamor Indonesia di tingkat global dan peluang nyata untuk membawa manfaat bagi seluruh rakyat, baik di dalam negeri maupun yang tinggal di luar negeri. (hen/ted)










