Madrid (pilar.id) – Real Madrid kembali beraksi di Liga Champions dengan misi spesial. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Los Blancos akan bertanding di Kazakhstan menghadapi Kairat Almaty pada laga kedua fase grup yang digelar di Ortalyq Stadion, Selasa (1/10) pukul 18.45 waktu CEST atau 22.45 WIB.
Pertandingan ini menjadi laga tandang perdana Real Madrid di Liga Champions musim 2025 setelah sebelumnya sukses mengalahkan Olympique Marseille 2-1 di Santiago Bernabéu pada matchday pertama.
Kairat Almaty, Debut di Liga Champions
Kairat Almaty akan mencatatkan sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di fase grup Liga Champions. Bermain di kandang sendiri, klub asal Kazakhstan itu diharapkan tampil penuh motivasi menghadapi tim raksasa Eropa.
Xabi Alonso, pelatih Real Madrid, menegaskan bahwa timnya tidak boleh meremehkan lawan meskipun Kairat berstatus debutan. “Kairat Almaty adalah tim yang terorganisasi dengan baik dan akan menuntut performa terbaik kami. Mereka pantas berada di Liga Champions,” ujarnya dalam konferensi pers jelang laga.
Alonso: “Kami Sudah Mode Champions”
Alonso menekankan pentingnya menjaga fokus sejak awal kompetisi. “Ini adalah pertandingan Liga Champions. Tidak peduli siapa lawannya, tujuan kami adalah menang. Kami sudah dalam mode Champions dan ingin melanjutkan tren positif setelah kemenangan perdana,” tegasnya.
Menurut Alonso, kunci laga terletak pada intensitas permainan. “Bermain baik berarti bertahan, menekan, dan menyerang dengan disiplin. Lawan memiliki kekuatan fisik dan organisasi yang bagus. Karena itu kami harus siap sejak menit pertama.”
Persiapan dan Rotasi Pemain
Ketika ditanya soal kemungkinan rotasi, Alonso menegaskan Real Madrid tetap akan turun dengan skuad kompetitif. “Siapa pun yang turun adalah pemain Real Madrid. Kami akan tampil dengan tim terbaik agar bisa mengatasi tekanan dari lawan yang baru pertama kali bermain di Liga Champions, tetapi tampil dengan semangat tinggi,” jelasnya.
Alonso juga menyinggung adaptasi perjalanan jauh ke Almaty. “Perjalanan bukan alasan. Dalam sepak bola, yang paling cerdas adalah yang bisa beradaptasi dengan cepat. Kami siap bermain di mana pun,” tambahnya.
Fokus Bangkit Usai Kekalahan Derby
Selain membahas laga melawan Kairat, Alonso sempat menyinggung evaluasi dari kekalahan di derby Madrid sebelumnya. “Kami harus segera move on. Kekalahan itu menyakitkan, tapi bagian dari proses belajar. Sekarang fokus kami hanya Liga Champions,” katanya.
Real Madrid kini membidik kemenangan kedua demi menjaga posisi di puncak klasemen grup dan memperkuat peluang lolos ke fase gugur. (wid)










