Fort Lauderdale (pilar.id) – Harapan Inter Miami untuk memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen MLS pupus setelah takluk 3-5 dari Chicago Fire pada laga lanjutan Major League Soccer (MLS) di Chase Stadium, Rabu (1/10/2025) pagi WIB.
Dalam duel sengit yang penuh gol, Lionel Messi gagal mencetak angka, sementara Luis Suárez sempat menghidupkan asa dengan dua gol penyama kedudukan. Namun, Chicago Fire tampil lebih tajam di akhir laga untuk mengamankan kemenangan sekaligus tiket ke babak playoff.
Jalannya Pertandingan
Chicago Fire langsung unggul cepat lewat sundulan Dje D’Avilla di menit ke-11. Jonathan Dean menggandakan keunggulan di menit ke-31, sebelum Tomas Avilés memperkecil ketertinggalan Inter Miami empat menit berselang. Namun, Rominigue Kouamé kembali membuat Fire unggul 3-1 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Inter Miami punya peluang emas saat Messi dan Tadeo Allende nyaris mencetak gol, tapi keduanya hanya mengenai tiang gawang. Luis Suárez kemudian membangkitkan asa dengan dua gol beruntun pada menit ke-57 dan 75, membuat skor imbang 3-3.
Sayangnya, kebangkitan itu tak bertahan lama. Justin Pledger Reynolds (80’) dan Brian Gutiérrez (83’) mencetak dua gol cepat untuk memastikan kemenangan 5-3 bagi Chicago Fire.
Chicago Fire Akhiri Puasa Playoff Sejak 2017
Dengan kemenangan ini, Chicago Fire resmi mengamankan tiket ke playoff MLS untuk pertama kalinya sejak 2017. Sementara Inter Miami, yang sudah memastikan tempat di playoff lebih dulu, tertahan di peringkat keempat klasemen Wilayah Timur dengan 56 poin.
Philadelphia Union masih memimpin klasemen dengan 63 poin, diikuti FC Cincinnati (59), dan New York City FC (56). Inter Miami masih memiliki empat laga tersisa, namun peluang mempertahankan gelar Supporters’ Shield semakin menipis.
Messi Masih Pimpin Perburuan Sepatu Emas
Meski gagal mencetak gol, Messi tetap memimpin daftar pencetak gol terbanyak MLS dengan 24 gol, unggul tipis atas Denis Bouanga (LAFC, 23 gol) dan Sam Surridge (Nashville, 22 gol).
Inter Miami kini menghadapi jadwal padat, termasuk laga kontra New England Revolution (4 Oktober), Atlanta United (11 Oktober), serta partisipasi Messi di dua laga uji coba bersama timnas Argentina melawan Venezuela dan Puerto Rico. (mad/hdl)








