Jakarta (pilar.id) – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) mencatat kinerja solid sepanjang 2025 meski berada di tengah tekanan ekonomi nasional.
Laba sebelum pajak hingga September 2025 mencapai Rp 381,51 miliar, ditopang pendapatan bunga yang stabil serta efisiensi biaya operasional. Selain itu, perseroan membukukan total aset sebesar Rp 52,11 triliun pada kuartal pertama 2025.
Capaian tersebut sejalan dengan apresiasi yang diterima Direktur Utama Muhammad Yamin, yang masuk dalam daftar TOP 100 CEO 2025. Penghargaan ini diserahkan pada acara Infobank TOP 100 CEO & The Next 200 Future Leaders 2025 di Jakarta.
Pengakuan di Tengah Tantangan
Muhammad Yamin menyampaikan bahwa apresiasi tersebut menjadi bentuk refleksi bagi seluruh insan Bankaltimtara untuk mempertahankan kepercayaan publik dan terus memperkuat kualitas layanan. Ia menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah kolaborasi seluruh pegawai dalam menjaga tata kelola dan performa bisnis perusahaan.
Selain pucuk pimpinan, dua direksi lainnya, yaitu Abdul Haris Sahilin (Direktur Kepatuhan & Human Capital) dan Yenny Israwati (Direktur Operasional & Manajemen Risiko), juga termasuk penerima penghargaan dalam kategori The Next 200 Future Leaders 2025.
Penekanan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto menyoroti bahwa kepemimpinan perbankan saat ini harus mampu menjawab tekanan era disrupsi digital dan ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, kemampuan beradaptasi, berpikir strategis, serta membangun hubungan manusiawi menjadi faktor penting bagi pemimpin sektor keuangan.
Tokoh perbankan Agus D. W. Martowardojo, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara pemahaman bisnis dan pengelolaan risiko. Ia menilai peran CEO tidak hanya menjaga keberlanjutan bisnis, tetapi juga membangun budaya organisasi yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Komitmen Bankaltimtara bagi Perekonomian Daerah
Sebagai bank pembangunan daerah, Bankaltimtara terus mendorong kinerja berkelanjutan untuk memperkuat daya saing serta kontribusi ekonomi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Perseroan menargetkan penguatan intermediasi, peningkatan layanan digital, serta pengelolaan risiko yang prudent guna menjaga posisi sebagai salah satu BPD dengan pertumbuhan stabil di Indonesia.
Dengan kombinasi kinerja keuangan yang positif dan kompetensi manajemen yang mendapat pengakuan nasional, Bankaltimtara menatap sisa tahun 2025 dengan optimisme untuk mempertahankan tren pertumbuhan yang sehat. (ret/hdl)

