Ringkasan Berita
- FC Seoul bermain imbang 2-2 melawan Sanfrecce Hiroshima.
- Seoul unggul 2-0 di babak pertama lewat penalti Klimala dan gol bunuh diri.
- Hiroshima mencetak dua gol pada injury time melalui Germain dan Kinoshita.
- Hasil ini membuat persaingan fase liga AFC Champions League Elite semakin terbuka.
Seoul (pilar.id) – Pertandingan fase liga AFC Champions League Elite 2025–26 antara FC Seoul dan Sanfrecce Hiroshima berakhir imbang 2-2 dalam laga penuh drama.
Bermain di kandang sendiri, Seoul sempat unggul dua gol hingga penghujung laga sebelum wakil Jepang bangkit dan mencetak dua gol pada masa tambahan waktu.
Seoul Dominan di Babak Pertama
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui eksekusi penalti Patryk Klimala. Penyerang asal Polandia itu mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang tanpa mampu dijangkau kiper lawan.
Keunggulan Seoul bertambah pada menit ke-27 setelah terjadi gol bunuh diri oleh Naoto Arai. Situasi tersebut membuat Seoul menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0.
Sepanjang 45 menit pertama, Seoul tampil efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara Hiroshima kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tuan rumah.
Perubahan Strategi Hiroshima
Memasuki babak kedua, Sanfrecce Hiroshima melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Kosuke Kinoshita dan Sota Nakamura termasuk yang masuk untuk menambah daya gedor di lini depan.
Meski sempat kesulitan menembus pertahanan Seoul, tekanan konsisten mulai terlihat di 20 menit terakhir pertandingan.
Dua Gol Dramatis di Injury Time
Ketika laga tampak akan berakhir dengan kemenangan Seoul, Hiroshima memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90+3 melalui Ryo Germain yang memanfaatkan bola di depan gawang.
Tiga menit berselang, petaka bagi tuan rumah terjadi. Kosuke Kinoshita mencetak gol penyeimbang lewat sundulan jarak dekat memanfaatkan umpan silang Takaaki Shichi. Gol tersebut memastikan skor akhir 2-2.
Wasit meniup peluit panjang pada menit ke-90+7, mengakhiri laga dengan hasil imbang yang terasa seperti kemenangan bagi Hiroshima dan kekecewaan bagi Seoul.
Dampak ke Klasemen
Hasil ini membuat persaingan di fase liga AFC Champions League Elite semakin ketat. Seoul gagal mengamankan tiga poin penting di kandang, sementara Hiroshima menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit di momen krusial.
Kedua tim kini harus memaksimalkan pertandingan tersisa untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. (usm/hdl)




