Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Feature»Langkah Kerupuk Azizah, Bermodal Rp500 ribu Kini Raih Omzet Rp200 Juta

Langkah Kerupuk Azizah, Bermodal Rp500 ribu Kini Raih Omzet Rp200 Juta

Feature Moh. Usman13 Februari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Yeni Fitria dan produk kerupuknya yang sudah dikemas dan siap dipasarkan (foto: Dok Pribadi)

Padang (pilar.id) – Pertengahan 2009 lalu, Yeni Fitria dikenal sebagai ibu rumah tangga biasa. Rutin mengurus kebutuhan suami, dan menjadi ibu bagi empat anaknya. Ia juga dikenal sebagai Ketua RT di kawasan Sako, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Bisa dibayangkan, sehari-hari, ia harus aktif mengumpulkan warga dan menggelar kegiatan arisan bagi ibu-ibu rumah tangga. Saat pertemuan itulah Yeni mengemukakan ide untuk membuat usaha kue kering. Katanya, kue kering memiliki masa kedaluwarsa yang cukup panjang.

Ide pun bersambut. Sejak saat itu, ia mulai aktif usaha kue kering. Sayang, ketika ia memulai usaha, tidak ada satu pun ibu-ibu rumah tangga peserta arisan berminat mengikuti jejaknya.

Tak ingin menyerah, Yeni tetap menjalankan ide yang dikemukakannya itu. Berbekal modal Rp500 ribu, Yeni membeli bahan untuk kebutuhan membuat kue kering, yaitu kue bawang sayuran.

“Awalnya saya tidak begitu telaten buat kue bawang sayur, tapi keberanian untuk memulai itu yang saya utamakan. Kalau gagal, ya diulangi sampai berhasil. Akhirnya, kue sayur tersebut berhasil dibuat dan saya pasarkan kepada warga sekitar dan beberapa teman saya,” ujar wanita berusia 47 tahun itu.

Seiring berjalannya waktu, kini kue kering dengan merek usaha Kerupuk Azizah terus berkembang pesat. Bahkan saat ini ada 10 jenis kue kering yang diproduksinya.

Di antaranya kue bawang original, kue bawang pedas, kue kedele, kue bawang tradisional, kemudian stik kentang, stik ubi ungu, stik keju, stik kentang keju, keripik pangsit rasa udang, kerupuk pisang original dan kerupuk pisang rasa coklat.

Kini pasar Kerupuk Azizah tidak hanya di Kota Padang, tapi semua kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar), termasuk Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kerupuk Azizah juga dijual di beberapa kota di luar Sumbar, seperti Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Aceh dan Batam.

Pemasarannya tidak hanya secara luring, tapi juga daring di berbagai platform jual beli daring seperti Shopee dan Tokopedia.

Saat ini Yeni memiliki 30 orang karyawan yang mayoritas warga Kelurahan Batu Gadang. Bahkan saat ini suaminya yang sebelumnya berprofesi sebagai pembuat kompor juga ikut bantu usaha Kerupuk Azizah dengan omzet rata-rata Rp200 juta per bulan.

Baca Juga  Kementerian Kelautan dan Perikanan Gandeng Semen Padang Dukung Pembangunan Ekonomi Biru

“Saya bersyukur usaha ini berkembang, dan saya juga senang bisa memberdayakan warga Batu Gadang sebagai karyawan saya,” ujarnya.

Dukungan Dana CSR

Kesuksesan yang diraih Kerupuk Azizah hingga mencapai omzet Rp200 juta per bulan, juga tidak lepas dari dukungan PT Semen Padang melalui program Mitra Binaan yang dikelola oleh CSR PT Semen Padang.

Pada 2015, usaha istri dari Nasril itu (48) itu terus berkembang seiring banyaknya pesanan, sehingga berbagai kebutuhan terutama ketersediaan bahan baku harus dapat terpenuhi.

Untuk memenuhinya, Yeni mengajukan permohonan pinjaman ke CSR PT Semen Padang melalui program Mitra Binaan. Gayung bersambut, Yeni pun diterima sebagai Mitra Binaan dan mendapatkan pinjaman dana bergulir sebesar Rp20 juta. Dari dana itu, Yeni membeli semua kebutuhan bahan baku dan juga peralatan membuat kue kering.

Bukan saat itu saja ia mendapatkan pinjaman modal dari CSR PT Semen Padang. Suami Yeni, Nasril menceritakan pada saat masih menjalani usaha membuat kompor minyak tanah, juga pernah tiga kali mendapatkan pinjaman.

“Pinjaman pertama tahun 2008 dapat Rp10 juta, kedua di tahun 2010 dapat Rp25 juta, dan terakhir di tahun 2014 dapat pinjaman Rp40 juta. Semua pinjaman itu sudah lama dilunasi,” katanya.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Semen Padang terhadap masyarakat sekitar lewat program CSR yang digulirkan.

Untuk Investasi Akhirat

Di balik kesuksesan usaha Kerupuk Azizah, ternyata ada hal inspiratif yang dilakukan Yeni. Dalam menjalankan usahanya, ia mengedepankan konsep investasi akhirat yang diterapkan kepada karyawannya.

Setiap pagi sebelum kerja, semua karyawannya wajib untuk berzikir, membaca asmaul husna, dan doa bersama. Kemudian setiap Jumat pagi mulai pukul 07.00 WIB hingga Pukul 08.00 WIB, semua karyawan wajib membaca surat Al Kahfi secara tadarus dari dan pada Sabtu pagi senam bersama.

Selain itu semua karyawan khususnya perempuan yang bekerja di dapur Kerupuk Azizah, juga wajib mengisi buku shalat. Bagi yang tidak mengerjakan salat tanpa alasan yang jelas, didenda sebesar Rp5 ribu untuk sekali meninggalkan salat.

Baca Juga  Ramadan Berbagi 2022, SIG Salurkan Bantuan Rp 7,62 Miliar

“Aturan ini saya berlakukan sejak saya mulai rekrut karyawan. Tujuannya, supaya kerja disini dunia tetap diraih, dan akhirat tetap utama. Dunia ini sementara, akhirat selamanya,” ucap Yeni.

Selain membuat aturan berkonsep religius, investasi akhirat lainnya yang dilakukan Yeni adalah mendirikan rumah tahfiz yaitu Rumah Quran Azizah gratis untuk masyarakat Batu Gadang dan mendirikan SD IT Alam Azizah di Jalan Sako, Batu Gadang.

Pendirian SD IT Alam itu dibuka secara resmi pada 13 Juli tahun 2020 oleh Harneli Bahar, istri Gubernur Sumbar Mahyeldi.

Di tahun pertama, kata Yeni, jumlah murid yang diterima sebanyak ada 21 orang dan di tahun ajaran kedua jumlah murid yang diterima sebanyak 27 orang. Biaya masuk sekolah tergantung kemampuan orang tua murid.

“Ada yang gratis SPP, karena tujuan sekolah ini didirikan untuk masyarakat kurang mampu,” kata Yeni. Setelah sukses mendirikan rumah tahfiz dan ST IT Alam Azizahpada Juli 2021, Yeni juga ekspansi ke usaha rumah makan dengan nama Rumah Makan PPKM yang didirikan pada Juli 2021.

Menariknya, harga sebungkus nasi di rumah makan yang berada di Jalan Bukit Ngalau, Batu Gadang, itu hanya Rp5 ribu. Meski murah meriah, porsinya pun sangat mengenyangkan dengan lauk ayam, ikan dan telur.

“Rumah Makan PPKM ini buka setiap hari Senin-Sabtu, dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Rumah makan ini saya beri nama PPKM, karena arti PPKM itu bukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, tapi Pondok Paruik Kanyang Moibu,” katanya.

Rumah Makan PPKM ini sengaja dibuka, tambah Yeni, bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Kelurahan Batu Gadang.

“Kalau untung jualan nasi Rp5 ribu sebungkus, ya tidak lah. Tiap hari selalu disubsidi dari hasil pendapatan Kerupuk Azizah. Karena ikhtiar saya mendirikan rumah makan ini sebagai bentuk rasa syukur saya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memberikan limpah rezeki,” katanya. (usm/hdl/antara)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

PT Semen Padang UMKM Kota Padang usaha kue kering Yeni Fitria

Berita Lainnya

Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.