London (www.pilar.id/) – Mantan gelandang Tottenham Hotspur dan Timnas Inggris, Dele Alli, kembali menjadi sorotan setelah absen dalam kamp pelatihan pramusim Como 1907 di Marbella, Spanyol. Pemain berusia 29 tahun tersebut dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk pensiun dari dunia sepak bola profesional, meski kontraknya bersama klub Serie A itu masih tersisa satu tahun.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Alli tidak termasuk dalam skuad utama yang dibawa ke Marbella dan saat ini hanya berlatih bersama kelompok pemain yang tidak masuk dalam rencana pelatih utama. Situasi ini semakin memperburuk nasib Alli di Italia setelah sebelumnya gagal tampil maksimal sejak bergabung dengan Como.
Debut kompetitif Alli bersama Como terjadi pada Maret lalu dalam laga melawan AC Milan di San Siro. Namun, penampilan pertamanya setelah absen lebih dari dua tahun justru berakhir dengan kartu merah hanya sembilan menit setelah laga dimulai, akibat pelanggaran keras terhadap Ruben Loftus-Cheek.
Cedera kembali menghambat langkahnya setelah insiden tersebut, membuatnya tidak lagi tampil hingga akhir musim meskipun sempat kembali ke sesi latihan.
Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi Alli, yang sebelumnya pernah digadang-gadang sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Ia mencetak 67 gol dari 269 penampilan untuk Tottenham dan meraih 37 caps bersama timnas Inggris, termasuk tampil di Piala Dunia 2018.
Sejak meninggalkan Tottenham pada 2022, karier Alli merosot tajam. Ia sempat membela Everton dan dipinjamkan ke klub Turki, Besiktas, namun tidak pernah benar-benar kembali ke performa terbaiknya. Di luar lapangan, ia juga sempat mengungkapkan perjuangannya melawan kecanduan, menjalani rehabilitasi, serta membagikan kisah masa kecilnya yang penuh trauma.
Di sisi lain, Como yang kini ditangani oleh Cesc Fabregas sebagai pelatih kepala telah berinvestasi besar untuk memperkuat lini tengahnya. Klub asal Italia itu menggelontorkan dana sebesar £28,7 juta untuk merekrut Martin Baturina, Maximo Perrone, dan Luca Mazzitelli.
Dengan persaingan yang semakin ketat dan peluang bermain yang kian menipis, masa depan Dele Alli di Como — bahkan dalam dunia sepak bola profesional — kini menjadi tanda tanya besar. (wid/hdl)

