Jakarta (pilar.id) – Tak hanya Garut yang punya dodol. Di Jakarta juga ada produk sejenis yang dibuat oleh masyarakat suku Betawi.
Salah satunya adalah dodol Betawi Hj Mamas yang sudah berjualan puluhan tahun di Condet, Jakarta Timur. “Dari saya umur 7 tahun, sekarang sudah 40an sudah ada ini,” kata penjual dodol Goan, di Jakarta, Jumat (29/4/2022).
Menurut Goan, pada hari biasa hanya memproduksi 2-3 kuali saja. Sedangkan saat menjelang lebaran bisa memproduksi sampai 10 kuali per hari.
Setiap kuali biasanya menghasilkan 20 kemasan besek. Harga per besek Rp110 ribu.
“Karena harga-harga pada naik, jadi dinaikin yang biasanya Rp100 ribu, jadi Rp110 ribu,” kata Goan.
Ada 3 jenis rasa yang dijual Goan, yaitu original, ketan hitam, dan original. Namun, karena bahan yang digunakan sangat alami, dodol Betawi biasanya tidak tahan cukup lama.
“Maksimal 2 minggu,” kata Goan.
Selain dalam bentuk kemasan besek, Dodol Betawi Hj Mamas juga menjual dalam kemasan mika. Dodol dalam kemasan mika besar biasanya dijual dengan harga Rp230 ribu, dan mika kecil Rp130 ribu.
“Masing-masing juga naik Rp10 ribu. Ketan mahal, apalagi gula,” kata dia.
Menurut Goan, produk dodol buatannya dibuat sendiri. Biasanya, pegawai memulai membuat adonan setiap pukul 04.00 WIB dan selesai pukul 12.00 WIB.
“Kalau mau lebaran gini, satu orang pegang 2 kuali,” kata dia. (ach/hdl)




