Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Agar Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang, Peningkatan Literasi Wajib Diperkuat

Agar Tragedi Kanjuruhan Tak Terulang, Peningkatan Literasi Wajib Diperkuat

Peristiwa Dwita Feby Febriyola11 Oktober 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Awak TGIPF sedang melakukan investigasi di Stadion Kanjuruhan, Malang (foto: Antara)

Surabaya (pilar.id) – Tragedi Kanjuruhan pascalaga sepak bola Arema FC melawan Persebaya menarik perhatian tidak hanya di Indonesia tapi juga dunia. Seperti diketahui, ada liga di luar negeri bahkan memberikan waktu mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai. Dukungan dan doa itu juga mengalir deras melalui tulisan-tulisan yang mereka tampilkan di atas tribun dan sosial media.

Afif Kurniawan MPsi Psikolog yang merupakan staf pelatih bidang pengembangan psikologi atlet Persebaya pada 2017 hingga 2020, sekaligus dosen di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga mengatakan bahwa peristiwa itu merupakan catatan hitam bagi sepak bola di Indonesia.

“Kejadian ini memberikan pukulan telak dan menjadi catatan hitam dalam industri olahraga tidak terkecuali bagi kita praktisi yang terlibat dalam industri olahraga itu sendiri,” kata Afif.

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIF) dibuat untuk mengusut tuntas tragedi tersebut. Harapannya, tentu agar kejadian yang sama tidak terjadi di kemudian hari.

Menurut Afif, cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kejadian berulang adalah mematuhi tata kelola penyelenggaraan pertandingan yang telah diatur oleh induk organisasi sepak bola dunia yaitu FIFA.

“Mari kita ikuti panduan yang sudah ditetapkan FIFA beserta dengan kesiapan setiap klub maupun daerah dalam menyiapkan infrastrukturnya,” ujarnya.

Menurut Afif, salah satu halpenting yang wajib dipahami adalah stadion yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas yang diperlukan.

Baca Juga  Serius Tangani Tragedi Kanjuruhan, Sejumlah Pejabat Pusat Turun Langsung ke Malang

“Penyelenggara harus menyadari bahwa stadion itu memiliki persyaratan yang sesuai dengan standarnya FIFA atau tidak. Jika tidak bagaimana adaptasi dan penyesuaiannya,” tegasnya.

Afif Kurniawan MPsi Psikolog dosen di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Misal, lanjutnya, sebuah stadiun tertentu maka jumlah penonton yang hadir harus berapa. “Jadi tidak hanya dilihat dari sisi bisnis tapi rencana evakuasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti kericuhan atau bencana alam seperti apa. Pencegahan terjadinya penumpukan massa pada satu titik akan membantu menekan risiko yang bisa terjadi,” tandas Afif.

Untuk itu, ia mengatakan jika peningkatan literasi harusnya bisa menjadi solusi. Peningkatan literasi tidak hanya diberikan kepada suporter tapi secara menyeluruh baik penyelenggara, pengamanan, dan seluruh bagian yang memiliki peran.

“Di sisi pengelola bisnis olahraga, literasi tentang standar keselamatan penonton harus ditingkatkan. Apakah sudah disiapkan untuk rencana evakuasinya,” tuturnya.

Peningkatan literasi bagi suporter dapat berupa aturan tentang batasan usia yang dapat masuk tribun hingga barang bawaan apa saja yang boleh dibawa masuk.

“Kalau bisa suporter ini tidak hanya ditingkatkan literasinya dan diberi edukasi saja. Kalau bisa diadakan juga simulasi jika terjadi kekacauan atau bencana alam di dalam stadion,” paparnya.

Afif menjelaskan bahwa peristiwa itu menjadi titik balik untuk segala pihak yang terkait dalam industri olahraga utamanya sepak bola untuk berbenah diri agar menjadi lebih baik lagi.

“Saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk seluruh stakeholder untuk membuat satu panduan yang jelas untuk diterapkan sehingga nanti edukasi bisa mengikuti,” jelasnya.

Baca Juga  Langkah Pasti Ary, Wisudawan Terbaik yang kini jadi Best Student di Kampus Research Terbaik Polandia

Diharapkan ketika peningkatan literasi telah berjalan dengan baik pada semua pihak terkait, tragedi di Kanjuruhan tidak akan terulang kembali.

“Suporter, penyelenggara, panitia, dan sumber daya lainnya harus ditingkatkan. Kemampuan literasi, wawasan terkait akan aturan yang berlaku dan sebagainya. Teriring doa semoga ini menjadi kejadian terakhir dan tidak ada lagi duka di sepak bola Indonesia,” pungkas Afif. (feb/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Arema FC Literasi Sepak Bola Persebaya Tragedi Kanjuruhan Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
Bojan Hodak

Big Match Persib vs Arema FC: Penentu Puncak Klasemen, Maung Bandung Wajib Menang

23 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

21 April 2026
BRI Super League 2025/2026: Persebaya vs Madura United FC

Derbi Suramadu Memanas: Persebaya Wajib Bangkit, Madura United Kejar Poin Penyelamat

17 April 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.