Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Elnusa Bukukan Pendapatan Rp14,5 Triliun dan Laba Rp718 Miliar, Perkuat Ekspansi Global Berbasis Teknologi
  • MODENA Pay Resmi Diluncurkan, Hadirkan Kartu Kredit dan Debit dengan Cicilan 0 Persen hingga Cashback
  • Barcelona Dapat Tawaran Rp1,5 Triliun untuk Raphinha, Al-Hilal dan Al-Nassr Siap Tebus Mahal
  • BRI Jazz Gunung Series 2026 Hadir di Bromo dan Slamet, Padukan Musik, Wisata Alam, dan Budaya
  • ION WATER Dukung AirAsia HYROX Jakarta 2026, Perkuat Ekosistem Fitness dan Sport Tourism Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

Peristiwa Retno Wulandari21 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Surabaya (pilar.id) – Peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026 kembali dimaknai sebagai momentum refleksi atas perjuangan perempuan di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berubah. Tidak sekadar simbol kebaya dan seremoni tahunan, esensi perjuangan Kartini dinilai masih relevan, terutama dalam isu kesetaraan dan keberdayaan perempuan masa kini.

Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti, menegaskan bahwa pemikiran Raden Ajeng Kartini sejak awal berfokus pada tiga pilar utama, yakni pendidikan, pengentasan kemiskinan, dan kesehatan reproduksi perempuan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan tersebut lahir dari realitas sosial yang masih menyisakan tantangan hingga saat ini.

Menurut Prof Emy Susanti, peningkatan akses pendidikan bagi perempuan belum sepenuhnya mencerminkan keberhasilan kesetaraan. Ia menilai indikator utama yang harus dicapai adalah otonomi atau kemandirian perempuan dalam menentukan pilihan hidup. Tanpa otonomi, pendidikan hanya menjadi capaian formal tanpa makna substantif.

Ia menjelaskan bahwa perempuan yang benar-benar berdaya adalah mereka yang mampu menentukan arah hidupnya secara sadar, tanpa tekanan sosial maupun budaya. Pilihan untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, menikah, atau memiliki anak seharusnya menjadi hak personal yang tidak dipaksakan oleh lingkungan.

Di sisi lain, realitas menunjukkan perempuan masih menghadapi beban berlapis, terutama dalam situasi ekonomi yang tidak stabil. Selain menjalankan peran domestik, banyak perempuan juga harus berkontribusi sebagai pencari nafkah. Kondisi ini memperlihatkan adanya ketimpangan peran yang masih mengakar dalam masyarakat.

Baca Juga  Ayo Minum Jamu, Warisan Budaya yang Sudah Diakui UNESCO!

Prof Emy Susanti juga menyoroti bahwa dalam situasi krisis, perempuan kerap menjadi pihak yang paling tangguh dalam menjaga ketahanan keluarga. Namun, ketangguhan tersebut sering kali tidak diimbangi dengan distribusi beban yang adil.

Meski demikian, kekuatan jaringan sosial menjadi salah satu modal penting bagi perempuan untuk bertahan. Solidaritas antarsesama perempuan, baik dalam bentuk dukungan emosional maupun kerja sama dalam pengasuhan anak, dinilai mampu menjadi solusi kolektif menghadapi tekanan sosial dan ekonomi.

Ia turut menyinggung program Pengarusutamaan Gender yang telah dijalankan pemerintah. Namun dalam implementasinya, berbagai kendala masih sering muncul. Karena itu, peran masyarakat sipil, khususnya perempuan sendiri, menjadi krusial dalam mendorong perubahan nyata.

Menutup pandangannya, Prof Emy Susanti mengajak generasi muda untuk meneladani semangat Kartini dengan memperkuat jejaring sosial dan kolaborasi. Dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, solidaritas dinilai menjadi kunci untuk menciptakan keberdayaan yang berkelanjutan.

Momentum Hari Kartini tahun ini pun diharapkan tidak berhenti pada peringatan simbolik, melainkan menjadi pengingat bahwa perjuangan menuju kesetaraan gender masih terus berlangsung dan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. (ret/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Hari kartini Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
ARTOTEL Yogyakarta gelar Kartini Reborn, angkat isu kesehatan perempuan dan kreativitas lewat talkshow kanker serviks dan workshop jurnal.

ARTOTEL Yogyakarta Gelar “Kartini Reborn”, Angkat Isu Kesehatan Perempuan dan Kreativitas

22 April 2026
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor

Akhir Penantian 22 Tahun, DPR dan Pemerintah Sahkan UU PPRT di Hari Kartini 2026

21 April 2026
PHM Hotels Yogyakarta rayakan Hari Kartini dengan aksi sosial bagi penyintas kekerasan seksual, hadirkan dukungan dan pemberdayaan perempuan.

Semangat Hari Kartini 2026, PHM Hotels Yogyakarta Gelar Aksi Sosial untuk Penyintas Kekerasan Seksual

21 April 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
BRI Jazz Gunung Series 2026 digelar di Bromo dan Slamet, menghadirkan kolaborasi musik jazz, wisata alam, budaya, dan UMKM lokal.

BRI Jazz Gunung Series 2026 Hadir di Bromo dan Slamet, Padukan Musik, Wisata Alam, dan Budaya

9 Juni 2026
ION WATER mendukung AirAsia HYROX Jakarta 2026 yang diproyeksikan menarik ribuan peserta internasional dan memperkuat ekosistem fitness nasional.

ION WATER Dukung AirAsia HYROX Jakarta 2026, Perkuat Ekosistem Fitness dan Sport Tourism Indonesia

9 Juni 2026
Rio Ngumoha (sumber foto: instagram @rio_ngumoha)

Tampil Gemilang Bersama Inggris, Rio Ngumoha Tetap Gagal ke Piala Dunia 2026 karena Aturan FIFA

9 Juni 2026
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Berita Lainnya
Elnusa mencatat pendapatan Rp14,5 triliun dan laba bersih Rp718 miliar pada 2025, didukung transformasi digital, ekspansi global, dan inovasi teknologi.

Elnusa Bukukan Pendapatan Rp14,5 Triliun dan Laba Rp718 Miliar, Perkuat Ekspansi Global Berbasis Teknologi

9 Juni 2026
MODENA dan MNC Bank meluncurkan MODENA Pay, layanan kartu kredit dan debit dengan cicilan 0%, cashback, dan loyalty rewards.

MODENA Pay Resmi Diluncurkan, Hadirkan Kartu Kredit dan Debit dengan Cicilan 0 Persen hingga Cashback

9 Juni 2026
Barcelona

Barcelona Dapat Tawaran Rp1,5 Triliun untuk Raphinha, Al-Hilal dan Al-Nassr Siap Tebus Mahal

9 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.