Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini
  • Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026
  • Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

Peristiwa Hendro D. Laksono25 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Jakarta (pilar.id) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengajak masyarakat memahami data HIV di Kabupaten Sidoarjo secara utuh dan tidak memberikan stigma maupun diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV). Kemenkes menegaskan bahwa meningkatnya jumlah kasus yang ditemukan dalam beberapa tahun terakhir tidak dapat diartikan sebagai lonjakan penularan, melainkan mencerminkan keberhasilan perluasan layanan deteksi dini sehingga semakin banyak masyarakat mengetahui status kesehatannya dan dapat segera memperoleh pengobatan.

Berdasarkan data situasi HIV Kabupaten Sidoarjo, sejak 2011 hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 1.183 kasus HIV kumulatif ditemukan pada kelompok usia 0–24 tahun. Peningkatan angka tersebut berlangsung seiring semakin luasnya layanan tes HIV di rumah sakit, puskesmas, klinik, serta layanan berbasis komunitas yang memperluas jangkauan pemeriksaan kepada masyarakat.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Andi Saguni, MA, menegaskan bahwa HIV merupakan penyakit kronis yang dapat dikendalikan melalui terapi antiretroviral (ARV). Menurutnya, mengetahui status HIV sejak dini menjadi langkah penting untuk melindungi diri sendiri, pasangan, dan keluarga, sekaligus membuka peluang bagi pasien menjalani kehidupan yang sehat dan produktif.

Mayoritas Kasus pada Usia 18–24 Tahun, Kemenkes Perkuat Pendampingan

Data Kemenkes menunjukkan kelompok usia 18–24 tahun menjadi kelompok dengan jumlah temuan kasus tertinggi, yakni 1.006 kasus. Sebanyak 1.005 di antaranya berasal dari penularan horizontal yang ditemukan melalui berbagai layanan kesehatan pada kelompok populasi kunci, termasuk laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL), pasien tuberkulosis, ibu hamil, pasangan ODHIV, pekerja seks, hingga kelompok lain yang menjalani pemeriksaan HIV.

Hingga Juni 2026, sebanyak 572 orang pada kelompok usia tersebut masih menjalani terapi ARV, 123 orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 311 lainnya berstatus lost to follow-up (LFU) atau tidak lagi terpantau dalam layanan pengobatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian Kemenkes untuk memperkuat pendampingan pasien agar tetap menjalani terapi secara berkelanjutan.

Pada kelompok usia 11–17 tahun ditemukan 60 kasus HIV. Empat kasus berasal dari penularan ibu ke anak, sedangkan sisanya merupakan penularan horizontal. Dari jumlah tersebut, 34 remaja masih menjalani pengobatan, tujuh orang meninggal dunia, dan 19 lainnya berstatus LFU.

Sementara itu, pada kelompok usia 0–10 tahun tercatat 117 kasus HIV dan seluruhnya merupakan penularan vertikal dari ibu ke anak. Sebanyak 32 anak masih menjalani terapi ARV, 35 anak meninggal dunia, sedangkan 50 lainnya tidak lagi terpantau dalam layanan kesehatan. Data tersebut memperkuat pentingnya optimalisasi program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA).

Kemenkes Lakukan Supervisi dan Perkuat Program Pencegahan

Merespons tingginya perhatian publik terhadap pemberitaan kasus HIV pada anak dan remaja di Sidoarjo, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes telah melakukan supervisi program HIV di daerah tersebut. Kegiatan itu meliputi klarifikasi dan verifikasi data, termasuk kunjungan ke Delta Crisis Center (DCC) sebagai salah satu sumber data yang menjadi rujukan pemberitaan.

Selain memverifikasi validitas data, tim juga mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan, deteksi dini, pengobatan, dan pendampingan ODHIV serta memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo agar layanan berjalan lebih efektif.

Kemenkes juga terus memperluas layanan Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak. Selama periode 2022 hingga Juni 2026, tercatat terdapat 163 ibu hamil dengan HIV di Kabupaten Sidoarjo, terdiri atas 49 kasus pada 2022, 40 kasus pada 2023, 35 kasus pada 2024, 30 kasus pada 2025, dan sembilan kasus hingga Juni 2026.

Melalui pelayanan antenatal terpadu, seluruh ibu hamil didorong menjalani pemeriksaan HIV sehingga apabila hasilnya positif dapat segera memperoleh terapi ARV. Langkah ini bertujuan menekan risiko penularan HIV dari ibu kepada bayi hingga di bawah dua persen.

Dukungan Masyarakat Dinilai Penting Capai Target Ending AIDS 2030

Kementerian Kesehatan menegaskan keberhasilan program penanggulangan HIV tidak hanya diukur dari penurunan infeksi baru, tetapi juga dari semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui status HIV, segera memulai terapi antiretroviral, dan mempertahankan pengobatan hingga mencapai supresi virus.

Karena itu, Kemenkes mengajak seluruh masyarakat menghentikan stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV. Stigma dinilai masih menjadi salah satu hambatan terbesar yang membuat seseorang enggan menjalani tes HIV maupun melanjutkan pengobatan secara rutin.

Menurut dr. Andi Saguni, dukungan keluarga, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan masyarakat luas menjadi faktor penting untuk mencapai target global 95-95-95, yaitu 95 persen ODHIV mengetahui statusnya, 95 persen di antaranya menjalani terapi, dan 95 persen pasien yang menjalani terapi mencapai supresi virus. Target tersebut merupakan bagian dari upaya Indonesia mewujudkan Ending AIDS 2030. (hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
Rano Karno meresmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan uji coba Open Dining untuk memperkuat wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Jakarta.

Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua

23 Juli 2026
Pemkot Surabaya memasang portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih untuk menjamin tarif maksimal Rp5.000, transparansi, dan keamanan kendaraan.

Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat

23 Juli 2026
BNI mendukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026 untuk memperkuat pelestarian budaya, pengembangan UMKM, dan ekonomi kreatif Indonesia.

BNI Dukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026, Perkuat Pelestarian Budaya, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Indonesia

23 Juli 2026
Pramono Anung mendukung JF3 2026 sebagai penggerak ekonomi kreatif, industri mode, dan transformasi Jakarta menuju kota global.

Pramono Anung Dukung JF3 2026, Perkuat Ekonomi Kreatif Jakarta Menuju Kota Global

23 Juli 2026
Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR), Dr. Primatia Yogi Wulandari, S.Psi., M.Si., Psikolog

Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor

22 Juli 2026
ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan campaign kuliner The Late Shift dengan menu Nusantara modern dan signature cocktail hingga 20 September 2026.

ARTOTEL Yogyakarta Hadirkan The Late Shift, Promo Kuliner Malam dengan Menu Nusantara Modern

22 Juli 2026
Khofifah menggelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, dan memberdayakan UMKM.

Khofifah Gelar Pasar Murah ke-84 di Pamekasan, Perkuat Daya Beli Warga, Kendalikan Inflasi dan Dorong UMKM Naik Kelas

22 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kemenkes mengajak masyarakat tidak memberi stigma kepada ODHIV. Peningkatan temuan kasus HIV di Sidoarjo disebut mencerminkan keberhasilan deteksi dini.

Kemenkes Minta Publik Tak Stigma ODHIV, Peningkatan Temuan Kasus Hasil Deteksi Dini

25 Juli 2026
Haryo Limanseto

Pemerintah Berlakukan Bea Masuk 0 Persen untuk Industri MRO dan Petrokimia Lewat PMK Nomor 50 Tahun 2026

25 Juli 2026
Bank Jatim dan Bank NTT menjalin kerja sama layanan remitansi internasional untuk memperluas akses keuangan, mendukung PMI, dan memperkuat sinergi BPD.

Bank Jatim dan Bank NTT Perkuat Sinergi BPD Lewat Kerja Sama Remitansi Internasional untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan

24 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.