Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
  • Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah
  • Polres Probolinggo Siagakan 92 Personel Amankan Yadnya Kasada 2026 di Gunung Bromo
  • Tim Bulutangkis Polri Juara Umum SEA Police Badminton Championship 2026, Borong 4 Emas dan 2 Perak di Kamboja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Agenda Selasa Wagen, Belajar Tatah Sungging di Museum Sonobudoyo

Agenda Selasa Wagen, Belajar Tatah Sungging di Museum Sonobudoyo

Budaya Rizki Liasari29 November 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Proses pembuatan wayang kulit atau seni Tatah Sungging (foto: Rizki Liasari, pilar.id)

Yogyakarta (pilar.id) – Beragam kegiatan pada Selasa Wagen di Yogyakarta selalu menghadirkan seni budaya yang sayang untuk dilewatkan. Kegiatan rutin selapanan atau 35 hari sekali ini salah satunya menghadirkan workshop Tatah Sungging di Pintu Timur Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Seni tradisional wayang kulit, selain menyajikan pertunjukan yang menakjubkan juga tidak dapat dipisahkan dari proses pembuatan wayang atau seni Tatah Sungging yang unik dan satisfying.

Seperti namanya, teknik pembuatan wayang ini dengan cara di tatah yang berarti menatah atau memahat, dan sungging artinya mewarnai. Secara sederhana, teknik ini merupakan proses memahat dan mewarnai wayang kulit.

Pengrajin wayang kulit asal Dusun Gendeng, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, Suroso mengatakan proses tatah sungging diawali tatah, yakni memilih kulit yang akan dipahat, biasanya berupa kulit sapi, kambing, atau kerbau.

“Setelah itu, direndam supaya lunak dan mudah saat dibersihkan. Lalu, kulit dikerok dan dijemur sampai kering, baru kemudian di bentuk pola,” jelasnya, Selasa (29/11/2022).

Proses selanjutnya yakni menatah atau memahat kulit sesuai dengan pola dan bentuk ornamen yang telah dibuat. Suroso mengaku, setiap wayang memiliki waktu proses pengerjaan yang berbeda-beda, tergantung bentuk dan kerumitannya.

“Tinggal jenis wayangnya, kalau bikin Punokawan hanya butuh satu hari, tapi kalau misalnya bikin Rama, Janaka, Kresna itu paling tidak satu minggu. Paling lama gunungan itu sampai dua minggu,” paparnya.

Baca Juga  Menyelami Jejak Aksara Nusantara dalam Pameran Abhinaya Karya 2022
Proses memahat kulit
Proses memahat kulit adalah bagian dari rangkaian pembuatan wayang. Setiap wayang butuh waktu pengerjaan yang berbeda (foto: Rizki Liasari, pilar.id)

Kemudian, setelah menatah rampung, biasanya proses sungging dilakukan oleh pengrajin khusus sungging.

Adalah Wahyono, pengrajin sungging yang telah berkecimpung dengan pewarnaan sejak kelas dua sekolah dasar ini dengan kelihaian tangannya menggoreskan kuas dan memadukan warna ke wayang.

“Sungging itu mewarnai. Biasanya, pewarnaanya sudah ada pakemnya tertentu, tapi juga ada tempat-tempat yang kita warna sesuai kreasi kita sendiri,” katanya di sela-sela proses sungging.

Baru setelah itu, wayang dijemur agar pewarnaan dapat kering dan menyatu sempurna ke wayang. Wahyono menjelaskan, pewarna yang dipakai biasanya berasal dari bahan alami.

Untuk warna hitam misalnya, diperoleh dari uap lampu sentir zaman dulu yang terbuat dari bahan bakar mnyak kelapa dan sumbu benang.

Adanya workshop ini, Wahyono berharap generasi muda dapat mengetahui apabila bangsa Indonesia memiliki kebudayaan yang sudah diakui dunia.

“Dan jangan sampai itu hilang, yang tahu dan yang suka malah orang orang barat. Kalau tidak ada regenerasi maka akan punah. Kita harus nguri-uri, kalau tidak nanti punah sendiri,” terangnya. (riz/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Agenda Selasa Wagen Museum Sonobudoyo Tatah Sungging

Berita Lainnya

Masjid Agung Sang Cipta Rasa

Masjid Agung Sang Cipta Rasa: Paduan Nyata Arsitektur Demak, Majapahit, dan Cirebon

7 Maret 2025

Menyelami Jejak Aksara Nusantara dalam Pameran Abhinaya Karya 2022

29 September 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Jarrod Bowen (sumber foto: instagram @jarrodbowen)

Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi

31 Mei 2026
Telkomsel dan TVRI menghadirkan Bola Gembira MAXStream TV untuk Piala Dunia 2026 dengan akses 104 pertandingan, paket khusus, dan 100 ribu akses gratis.

Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia

31 Mei 2026
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

31 Mei 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.