Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain
  • Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik
  • J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia
  • Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

Pakar Linguistik UNAIR Ingatkan Pentingnya Keseimbangan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Daerah di Sekolah

Peristiwa Moh. Usman31 Mei 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.
Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum.

Surabaya (pilar.id) – Wacana peningkatan penggunaan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran di sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah muncul dorongan agar guru membiasakan penggunaan bahasa internasional tersebut di lingkungan kelas. Di tengah perdebatan yang berkembang, pakar linguistik dari Universitas Airlangga (UNAIR) mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara penguatan bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan bahasa daerah dalam sistem pendidikan nasional.

Guru Besar Linguistik Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ni Wayan Sartini, M.Hum., menilai penguasaan bahasa Inggris memang menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan di era globalisasi. Bahasa tersebut memiliki peran penting dalam dunia pendidikan tinggi, pasar kerja internasional, perkembangan teknologi, hingga interaksi di ruang digital global.

Namun demikian, menurut Prof Wayan Sartini, penguatan bahasa asing tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan eksistensi bahasa Indonesia maupun bahasa daerah yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas bangsa. Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara multibahasa yang memiliki struktur kebahasaan yang saling melengkapi.

Dalam konteks tersebut, bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa persatuan yang menyatukan keberagaman masyarakat dari berbagai suku dan daerah. Sementara bahasa daerah menjadi representasi identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun, sedangkan bahasa asing berperan sebagai sarana untuk meningkatkan daya saing global.

Prof Wayan menilai tantangan utama bukan terletak pada penggunaan bahasa Inggris itu sendiri, melainkan pada bagaimana hubungan antarbahasa tersebut dikelola secara proporsional. Ia mengingatkan bahwa bahasa Inggris saat ini kerap dipersepsikan sebagai simbol kemajuan dan modernitas, sehingga berpotensi menimbulkan anggapan bahwa bahasa lain memiliki posisi yang lebih rendah.

Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada semakin berkurangnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda. Data dan berbagai penelitian kebahasaan menunjukkan bahwa sejumlah bahasa daerah di Indonesia mengalami penurunan jumlah penutur dalam beberapa dekade terakhir. Fenomena itu diperparah oleh melemahnya proses pewarisan bahasa daerah dari orang tua kepada anak-anak di lingkungan keluarga.

Menurut Prof Wayan, jika penggunaan bahasa Inggris diperluas tanpa strategi yang tepat, maka dominasi bahasa asing berpotensi semakin kuat, sementara bahasa Indonesia dan bahasa daerah menghadapi risiko semakin terpinggirkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa kemampuan literasi dalam bahasa Indonesia tetap harus menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan. Penguasaan bahasa nasional yang kuat dinilai menjadi syarat penting sebelum peserta didik mengembangkan kompetensi dalam bahasa asing.

Selain itu, Prof Wayan juga menyoroti aspek implementasi kebijakan di lapangan. Ia menilai pembiasaan penggunaan bahasa Inggris di sekolah perlu dilakukan secara bertahap dan realistis dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah dan satuan pendidikan.

Perbedaan kualitas sumber daya, fasilitas pendidikan, hingga kompetensi tenaga pendidik antara sekolah di perkotaan dan daerah menjadi faktor yang harus diperhitungkan dalam penerapan kebijakan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah dinilai perlu menyediakan dukungan yang memadai berupa pelatihan guru, pengembangan materi ajar yang adaptif, serta model pembelajaran yang fleksibel sesuai kebutuhan sekolah.

Dalam pandangannya, penggunaan bahasa Inggris tidak harus diterapkan secara penuh dalam setiap aktivitas pembelajaran. Guru dapat memulainya melalui penggunaan instruksi sederhana, percakapan dasar, maupun pengenalan kosakata tertentu yang relevan dengan materi pelajaran.

Di sisi lain, Prof Wayan menegaskan bahwa sekolah juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan bahasa daerah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan ruang bagi bahasa daerah melalui kegiatan sastra lokal, pembelajaran cerita rakyat, pertunjukan budaya, hingga berbagai bentuk ekspresi seni tradisional.

Menurutnya, tujuan utama pendidikan bahasa bukan memilih satu bahasa dan meninggalkan bahasa lainnya. Pendidikan bahasa seharusnya mampu membentuk generasi yang memiliki kemampuan berbahasa Indonesia secara baik, memahami akar budaya daerahnya, sekaligus mampu bersaing di tingkat global melalui penguasaan bahasa asing.

Prof Wayan menilai keseimbangan tersebut menjadi kunci dalam membangun generasi masa depan yang tidak hanya kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki identitas budaya yang kuat. Dengan pendekatan yang tepat, penguasaan bahasa Inggris dapat berjalan beriringan dengan upaya memperkuat bahasa Indonesia dan melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa.

Di tengah perkembangan dunia yang semakin terhubung secara global, para ahli bahasa menilai tantangan pendidikan saat ini bukan sekadar meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing, melainkan juga memastikan generasi muda tetap memahami jati diri, budaya, dan identitas nasionalnya melalui bahasa yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
Pemerintah memperkuat pemberantasan judi online dengan menyasar seluruh ekosistem, mulai pemblokiran situs, rekening hingga penegakan hukum.

Pemerintah Ubah Strategi Berantas Judi Online, Tak Hanya Blokir Situs tetapi Putus Seluruh Ekosistemnya

19 Juli 2026
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
PB Pemuda Muslimin Indonesia mendukung Program Sekolah Gratis Pemprov Banten dan menilai kebijakan itu layak menjadi contoh bagi daerah lain.

Ketua Umum PB Pemuda Muslimin Indonesia Sebut Program Sekolah Gratis Banten Perlu Dicontoh Daerah Lain

19 Juli 2026
BTN

Laba Bersih BBTN Melonjak 41 Persen pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh dan Kualitas Aset Membaik

19 Juli 2026
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.